29 February 2012

Chronicle(2012)

Film mockumentary lagi...entah mengapa sedikit malas untuk menonton film mockumentary.Memang beberapa film berhasil, dan kebanyakan film menarik perhatian saya. Kali ini, muncul lagi Chronicle yang hadir di awal tahun,Chronicle. Dari trailer yang sangat spesial itu, Chronicle sangat mengajak saya untuk menontonya. Dan mudah-mudahan hasil dari film yang satu ini tidak mengecewakan, mengikuti jejak-jejak keberhasilan film-film mockumentary lainnya(Re:Cloverfield,Rec, Paranormal Actvitiy).

Chronicle menceritakan tiga sahabat Andrew(Dane DeHaan), Steve(Michael B Jordan) dan Matt(Alex Russell) yang ketiganya mendapat kekuatan baru setelah memauki sebuah lubang di hutan. Awalnya, mereka hanya menggunakan itu untuk bersenang-senang bersama atau mengerjai orang-orang tertentu. Tetapi, makin kelamaan mereka menyalahgunakan kekuatan tersebut. Tetapi,salah satu dari mereka tetap menyalahgunakan kekuatan tersebut dan melanggar peraturan mereka. 

Chronicle bukanlah film superpower biasa, Chronicle mempunyai power sendiri untuk membuat penonton terdiam dan menonton aksi-aksi hebat yang ditunjukkan oleh ketiga remaja ini. Chronicle memang sedikit berjalan lambat di awal, dan setelah mereka mendapatkan super-power tersebut keadaan menjadi lebih seru. Chronicle berubah menjadi film yang sangat menular, menjadi film mockumentary yang seru dan menegangkan.

Yang paling mencuri perhatian saya adalah adegan-adegan di 15 ment terakhir. Pertempuran yang menegangkan itu. Dan uniknya lagi, kamera bukan hanya diambil dari kamera Andrew saja. Sebut saja, kamera cctv di rumah sakit, kemudian kamera dari arah helikopter dan lainnya. Pergerakan kamera pun terlihat sangat pro, tanpa membuat para penonton pusing(Re:Cloverfield). Pergerakan kesana kemari terlihat sangat tepat. Jelas Chronicle adalah salah satu film remaja yang mendapatkan reaksi positif dari remaja siapa saja yang menontonya.

Sayangnya durasi film Chronicle sangat sebentar. 75 menit bukanlah waktu yang banyak untuk sebuah film semacam ini, butuh spesial efek yang megah dan aksi-aksi yang menarik. Dan untungnya, kita tidak kehilangan itu selama 75 menit lamanya. Masih ada aksi-aksi menarik, seperti bermain baseball di udara, mobil berterbangan, memindahkan barang seenaknya. Sangat disayangkan jika melewatka film Chronicle ini. Walaupun sedikit lamban di awal, Chronicle kemudian membayarnya di pertengahan dan tetap konsisten sampai akhir film. Chronicle menjaga ketegangan tersebut, dengan aksi yang diluar ekspetasi.

Chronicle adalah film dengan budget yang kecil dan durasi yang sedikit namun menjadi film yang sangat menghibur dari awal hingga akhir. Film mockumentary lainnya yang berhasil mencuri perhatian. Dengan aksi terbang-terbangan yang memukau ditambah dengan pertempuran yang sangat diluar kendali. Ada pula lelucon-lelucon yang diberikan yang jelas sangat lucu. Josh Trank memang tidak terburu-buru, mengambil hati para penonton perlahan-lahan dan pada akhirnya menjadi salah satu film favorit saya. Sangat menghibur.

A-


25 February 2012

15 HORROR INDONESIA TERBAIK

Sekarang memang sangat susah untuk mencari horror berkualitas di Indonesia ini. Kebanyakan lebih menggunakan artis-artis cantik atau adegan-adegan yang sangat menjijikan. Tetapi di balik maraknya film horror Indonesia yang buruk ada pula bebrapa film horror yang saya sudah tonton dan menurut saya masih bisa dinikmati dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan pula. 

1.Keramat(2009)
Rating:  4/5
Keramat selalu menjadi film horror lokal terbaik versi saya.Garapan Monty Tiwa ini membuat saya merinding sampai kaki dari pertengahan hingga akhir yang bisa dibilang memang sangat disayangkan endingnya. Dengan para casts yang cemerlang dan Poppy Sovia yang terlalu memikat. Emosi dari para pemain terasa dan Keramat adalah film horror lokal terbaik. Sangat apik.

2.Rumah Dara(Macabre)(2010)
Rating: 4/5
Film slasher pertama di Indonesia yang digarap dengan sangat baik oleh Mo Brothers. Juga dengan versi pendek nya" Dara" yang tampil sama bagusnya dengan versi panjang nya. Dengan adegan bunuh-membunuh yang sangat menegangkan. Diisi oleh para pemain yang bermain sangat baik. Terutama Shareefa Danish yang sangat memukau.

3.Pintu Terlarang(2009)
Rating:4/5
Tidak salah jika saya menempatkan film ini di posisi ketiga. Film ini jelas salah satu film horror thriller indonesia terbaik. Sangat mencuri perhatian. Cerita terlihat sangat nyaman dengan durasi yang sangat pas. Para pemain terlihat nyaman dengan peran mereka sendiri. Tidak mudah ditebak.

4.Pocong 2(2006)
Rating:3.5/5
Cerita yang sangat unik dan memukau. Kengerian maksimal dari awal hingga akhir. Tampil sangat konsisten untuk memberikan adegan demi adegan yang tidak dapat ditebak dengan garapan Rudi Soedjarwo yang menurut saya pencapaian terbaik nya. Pocong 2 berakhir menjadi film yang sangat mengerikan. Kengerian mampu membuat para penonton untuk tetap duduk dan semakin ditakut-takuti oleh film ini.

5.The Real Pocong(2009)
Rating: 3.5/5
Judulnya memang terlalu cheesy dan sedikit kampung. Diisi oleh pemain yang awalnya sangat meragukan namun bermain tidak mengecewakan. Premis yang menarik dengan cerita dan kengerian tingkat maksimal yang membuat saya tidak bisa tidur 2 hari. Memang sedikit adegan pocong-pocongan di dalamnya. The Real Pocong sangat cemerlang. Walau masih ada sedikit kekurangan- kekurangan dari film ini.

6.Jelangkung(2001)
Rating:3.5/5
Walaupun banyak orang berkata bahwa film ini adalah film terseram sepanjang masa. Saya kurang setuju, namun memang film ini adalah salah satu film terseram yang pernah saya tontoni. Sangat menarik untuk ditonton. Namun, menurut saya keempat film diatas lebih menegangkan dan mengerikan dibanding kan film ini.

7.Tusuk Jelangkung(2003)
Rating:3.5/5
Film horror lokal yang membanggakan lainnya. Menyeramkan tanpa dibuat-buat. Sepertinya,semua adegan disini tampil sangat orisinil atau tidak dibuat- buat. Dengan para pemain yang sangat memukau. Sesekali disisipkan lelucon yang menurut saya lumayan berhasil. Tusuk Jelangkung selalu menjadi salahs atu film horror lokal yang paling saya ingat terus.

8.Kuntilanak(2005)
Rating:3.5/5
Saya bingung mau dimana menempatkan film Kuntilanak ini. Saya sangat menyukai film ini. Namun dibalik keseluruhan film ini, masih ada kekurangan dari segi cerita. Kuntilanak tampil sangat fresh didukung oleh 2 artis yang tampil sangat menarik perhatian yaitu, Ratu Felisha dan Julie Estelle. "Hantu" di dalam film ini sangat membuat saya merinding sekujur tubuh. 

9.Suster N(2007)
Rating: 3/5
Tidak banyak memang yang sudah menonton film ini. Menurut saya, film ini sangat mencuri perhatian saya. Saya sudah menonton nya sebanyak 50 kali atau lebih. tetap tidak membosankan, dengan para hantu yang muncul sangat pas hampir tidak bisa ditebak. Para cast yang patut diacungi 2 jempol.

10.TAKUUT(2008)
Rating:3/5
6 cerita pendek yang tampil sangat menarik. Hampir tidak ada kekurangan. Namun beberapa cerita terlihat aneh dan  tidak berhasil mengundang saya. TAKUUT memiliki "Dara" dan "The List" yang menurut saya tampil seri. Shanty dan Shareefa Danish adalah ratu dari film ini.

11.Lantai 13(2007)
Rating:3/5
Ceritanya memang tidak unik dan sering dipakai di beberapa film. Namun, Lantai 13 didukung oleh kengerian yang lumayan menakutkan.Widi AB THREE sangat mencuri perhatian.Lantai 13 hadir tanpa cela. Sangat layak untuk ditonton ulang dan ulang.

12.Mati Suri(2009)
Rating:3/5
Memang sedikit basi di awal film. Namun di akhir, Mati Suri sangat mencuri perhatian para penonton nya. Memang bukan dari para pemainya yang menurut saya tampil sangat mengecewakan semua. Lagi dan lagi setelah berhasil menggarap Kuntilanak, dan berhasil pula dengan film yang satu ini.

13.Kuntilanak 3(2008)
Rating:3/5
Banyak kritikan memang. Namun saya tetap menyukai film ini. Sempat membuat saya kecewa atau mungkin beberapa penonton lainya dengan film kedua nya yang menurut saya sangat lemah di berbagai tempat. Rizal kembali dengan setting baru, di Hutan. Kengerian tetap konsisten, memang tidak sengeri film pertamanya. Namun saya tetap menghargai usaha Rizal yang menurut saya cukup berhasil.


14.Lewat Tengah Malam
Rating: 3/5
Cukup kaget memang mendengar kata Koya Pagayo alias Nayato. Dapat saya katakan Nayato berhasil membuat saya merinding di film yang satu ini. Tidak spesial memang namun konsisten sampai akhir film. Cerita nya memang tidak baru atau sempurna. Memang masih ada yang kurang. Namun, film ini adalah salah satu film dengan pembukaan yang sangat jempol. 

15.Lentera Merah(2006)&Bangku Kosong(2006)
Sangat sedih dan bimbang rasanya. dua film diatas saya seri kan karna saya bingung mana yang saya mau taruh di posisi ini. Bangku Kosong tampil sangat menarik. Bangku Kosong adalah film horror pertama yang saya tonton di bioskop. Dan hasilnya membuat saya ketagihan. engan cerita yang mudah ditebak dan para pemain yang biasa saja. Namun, kengerian film ini cukup mengerikan. Dan adegan mati satu-per-satu yang sangat unik.

Lentera Merah diisi oleh pemain-pemain yang sangat mencuri perhatian. Laudya Cinthya Bella tampil sangat memukau dan begitu pula pemain lainnya. Premis yang sangat menarik dengan film yang bisa dibilang menyeramkan. Sayangnya, ada beberapa kekurangan yang memberikan efek-efek bagi film ini maka saya menaruhnya di posisi 15-16. Overall, film yang layak ditonton.


18 February 2012

Who Looks Alike?

Berikut ini adalah beberapa selebirti atau penyanyi yang sangat mirip rupa nya.




1.Leighton Meester&Drew Barrymore

2.Katy Perry&Zooey Deschannel

3.Jordin Sparks&America Fererra
Jordin Sparks Singer Jordin Sparks arrives at the 2011 MusiCares Person of the Year Tribute to Barbra Streisand held at the Los Angeles Convention Center on February 11, 2011 in Los Angeles, California.America Ferrera Hairstyles

4.Lea Michele&Idina Menzel
Lea Michele Actress Lea Michele arrives at the 2011 MusiCares Person of the Year Tribute to Barbra Streisand held at the Los Angeles Convention Center on February 11, 2011 in Los Angeles, California.Idina Menzel Actress Idina Menzel arrives at the 19th Annual "A Night At Sardi's" Fundraiser And Awards Dinner - Arrivals on March 16, 2011 in Beverly Hills, California.

5.Britney Spears&Britnee Kellog

6.Paula Patton&Jennifer Lopez
Jennifer Lopez Singer Jennifer Lopez speaks onstage during the 'American Idol' panel at the FOX Broadcasting Company portion of the 2011 Winter TCA press tour held at the Langham Hotel  on January 11, 2011 in Pasadena, California.

7.Natalie Portman&Keira Knightley
Sweet Keira Knightley Bob Hairstyle



:)

Monte Carlo(2011)

Tiga gadis yang berniat untuk berlibur ke City of love-Paris. Setelah kelulusan, Grace(Selena Gomez) beserta kakak tirinya Meg(Leighton Meester) dan Emma(Katie Cassidy).Sesampainya di Paris, mereka merasakan hal yang tidak menyenangkan bersama tur yang mereka ikuti. Setiba di Monte Carlo, Mereka bertemu dengan salah satu orang yang sangat mirip dengan Grace. Bernama Cordelia, namun berbanding terbalik dengan kehidupan dan penampilan Grace yang sangat simple.


Kemudian, banyak orang salah sangka antara Cordelia dan Grace. Grace mengambil kesempatan-kesempatan istimewa yang seharusnya dijalankan oleh Cordelia beserta teman-temanya. Berjalanya aktivitas-aktivitas Cordelia yang dijalani oleh Grace. Mereka satu per satu menemukan pria yang mereka cari. Namun di sisi lain, Owen(Cory Monteith) mencari-cari keberadaan Meg dan memutuskan untuk mencari Meg. Keadaan pun menjadi rumit ketika Cordelia datang dan mengubah liburan yang menyenangkan menjadi liburan terburuk ketiga sahabat ini.

Monte Carlo bisa dibilang terlalu memanfaatkan para pemain nya, terutama Selena Gomez yang bermain lebih baik dibandingkan Miley Cyrus. Terlalu memanfaatkan Para cast nya sampai-sampai melupakan bahwa film nya lah yang seharusnya menjual film itu sendiri karena pasti akan banyak orang yang menyukai film ini, dari setting-nya di Paris pasti akan ada banyak orang yang menonton film ini. Namun sayangnya, film ini hanyalah film drama adventure yang tidak tahu kemana arahnya. 

Liat saja bagian pembukaan di awal film, sama sekali tidak mendukung film ini. Monte Carlo lebih cocok untuk dijadikan film serial tv yang hanya kurang dari sejam lamanya. Sesampai mereka di Paris, saya berpikir bahwa film ini akan berubah total menjadi film adventure yang menyenangkan. Dan itu terjadi, ketika mereka ketinggalan bus dan lain-lain saya mulai mengikuti film ini dan menyukainya. Kemudian, datanglah konflik, Datanglah Cordelia. Monte Carlo sudah mempunyai konflik yang menurut saya lumayan membangun mood saya. Namun, tetap saja Bezucha tidak berhasil membuat konflik itu lebih nyata dan terlalu menggampangkan ending film ini yang menurut saya ngga banget.
Ending yang terlalu digampangkan, Durasi yang bisa dibilang terlalu lama untuk film semacam ini. Untungnya kita memiliki Katie Cassidy yang bisa dibilang yang paling mencuri perhatian dari awal. Entah mengapa, Meester yang sempat mencuri perhatian banyak penonton film sejati di film Roomate sangat berbanding terbalik di film ini. Selena Gomez bermian tidak buruk dan tidak membanggakan pula. Kemudian, Monteith yang bisa dibilang pencapaian yang membanggakan untuk bermain di film yang so-so ini. Bezucha tidak memanfaatkan pemandangan-pemandangan indah yang terletak di Paris seperti menara Eiffel, dan keindahan- keindahan kota tersebut. Meg sempat berkata 'city of love' namun, kita sama sekali tidak menemukanya di film ini. keindahan dan arti kata love tersebut tidak disajikan oleh Bezucha. Ah sayangnya. Dan masih banyak hal-hal klise di MonteCarlo ini.

Errr saya terlalu jahat memang menuliskan kekurangan-kekurangan MonteCarlo yang sangat uncountable. Masih ada pesan-pesan ringan namun masih bisa dipetik dari Monte Carlo. Monte Carlo juga memiliki momen-momen yang menunjukan persahabatan, kekeluargaan dan perjuangan cinta yang sangat berarti jika kita mengerti perasaan casts di film ini. Monte Carlo masih bisa dinikmati dari kekonyolan Meg atau Katie Cassidy di film ini. Bagi para remaja perempuan, mungkin mereka masih bisa menikmati film ini. Overall, Monte Carlo masih layak untuk ditonton.

Overall,Monte Carlo adalah film drama adventure yang bisa menjadi film yang 'menggemaskan' dan menarik namun berakhir menjadi film yang trailer nya lebih bagus dibandingkan film ini sendirinya. Terlalu menggampangkan konflik ini. Kemudian, durasi yang terlalu lama yang membuat MonteCarlo begitu membosankan di pertengahan. Monte Carlo masih memiliki ketiga gadis yang menurut saya memang tercantik di tahun 2011. Nikmatilah film ini sampai akhir. Masih layak ditonton namun jangan menaruh ekspetasi yang tinggi.

C-

14 February 2012

Underworld: Awakening(2012)


underworld_awakening_ver1_xxlg.jpg
Setelah Rise Of Lycns yang menurut saya sangat menarik dan salah satu film favorit di tahun dirilisnya film tersebut, kini Underworld kembali dengan membawa kembali pula artis andalan mereka yaitu Kate Beckinsale. Jelas kembalinya Kate ke Underworld memberikan pengaruh-pengaruh bagi para penonton setia Underworld. Walaupun,secara keseluruhan Rhona Mitra masih baik-baik saja memerankan tokoh nya di 2009 silam.


Underworld:Awakening masih menceritakan pertempuran antar dua ras, Vampire dan Lycans yang tak akan ada habis-habisnya. Diambil dari 6 bulan setelah Evolution(2006) dimana para manusia sudah gelisah akan dua jenis mahkluk ini. Akhirnya,manusia membuat operasi pembersihan untuk memusnahkan kedua kaum tersebut. Selene dan Michael tertangkap akibat pembersihan dan terpisah. Selene bangun dan diketahui sebagai Subject 1. Selene ditangkap karena para manusia sedang mencari obat untuk menyembuhkan para manusia yang sudah tertular.

Di tengah-tengah pencarian Selene, Selene mengingat-ingat kembali apa yang terjadi karena sudah 12 tahun lamanya ia berpisah dengan Michael. Selene kemudian dipertemukan oleh Eve(India Esley) yang ternyata seorangranak dari Selene dan Michael. 12 tahun setelah operasi pembersihan tersebut, Lycans diyakini sudah punah dan eksistensi vampire pun sudah diambang kepunahan. Sayangnya, prediksi bahwa Lycans sudah punah benar-benar salah. Lycans yang tersisa masih memburu Para vampire-vampire yang masih hidup.

Kembalinya Kate Beckinsale ke Underworld sangat memberikan pengaruh besar bagi fans setia Underworld. Kate jelas dikenal dengan mukanya yang mudah diingat, kecantikanya yang sangat menarik perhatian siapa saja yang menontonya. Underworld dipenuhi oleh casts yang mungkin tidak terlalu terkenal namun masih mampu mencuri perhatian. Dan akting-akting beberapa pemain juga bisa dibilang cukup menarik.

Underworld dipenuhi dengan aksi-aksi Kate Beckinsale yang mencuri perhatian. Aksi-aksi yang mungki sering kita lihat di film sebelumnya, namun tetap saja mencuri perhatian. Underworld menyajikan banyak aksi-aksi yang mengerikan ketimbang film sebelumnya. Adegan darah-darahan dan bunuh-bunuh an tragis lebih banyak disajikan disini. Sayangnya, dibalik kesadisan film ini masih banyak kekurangan-kekurangan. Menurut saya, durasi yang terlalu bentar tersebut sangat menggangu. Bayangkan jika durasi nya diperlama, mungkn saya akan menaruh film ini ke salah satu film terbaik tahun 2012 di akhir tahun nanti.

Underworld juga punya penurunan dari kualitas cerita. Ya, sangat disayangkan memang. Sangat disayangkan pula, pertempuran antara lycan raksasa dengan Selene terlihat biasa saja. Dan tidak ada adegan yang membuat jantungan atau deg-degan, sejujurnya tidak ada. Bahkan, adegan para lycan mengejar Selene dan Eve di dalam mobil pun tidak mempengaruhi saya. Namun, saya tetap menganggap  film ini sebagai film yang berkualitas dan layak untuk ditonton. 

Overall, Underworld;Awakening adalah film Horror-Action yang masih layak ditonton. Walaupun. ada beberapa aksi-aksi yang seharusnya lebih gereget. Sangat disayangkan, Underworld berakhir sebagai film yang durasi nya terlalu sebentar dan mudah dilupakan bagi beberapa penonton. Tidak lebih baik dari seri sebelumnya, namun tidak lebih buruk pula. Underworld:Awakening berakhir dengan film Action-Horror yang layak ditonton. Apalagi menonton aksi demi aksi yang dipertontonkan oleh Kate Beckinsale. 

NB:Lagi malas mereview, tapi saya sempatkan.

B-

11 February 2012

Ghost(2010)

Pernah menonton film horror thailand berjudul Phobia? Phobia diisi oleh beragam artis-artis menarik dengan 7 cerita berbeda. Versi Indonesia nya adalah TAKUUT yang dirilis pada tahun 2008. Nah,Begitupula Ghost. Namun bedanya, Ghost hanya memiliki 3 cerita saja. Korea biasanya terkenal dengan artis-artis kpop yang ganteng-ganteng, cantiik-cantik dan keren-keren. Dan kita menemukan mereka disini: Ghost. 

Cerita pertama menceritakan tentang 4 anak yang dihukum karena telat masuk sekolah oleh senior nya. Mereka dihukum untuk memasuki gedung tua yang diketahui bekas sekolah lama. Keempat junior ini harus berhadapan dengan penghuni-penghuni yang ternyata pernah berhubungan dengan mereka. Cerita kedua nya menceritakan tentang dua gadis yang sangat cantik,salah satu dari mereka dihamili oleh pacar mereka. Kemudian, teman lainnya mengkhianati teman dekatnya sendiri. Padahal,mereka berjanji untuk sehidup semati.

Cerita ketiga nya menceritakan tentang Seorang laki-laki yang bisa melihat hal-hal gaib. Pada suatu hari di sekolah dimana ia belajar, ia bertemu dengan mahkluk gaib, Perempuan yang dibunuh oleh sesorang tanpa sebab. Wanita itu terus menerus memperhatikan cowo yang ia sukai, Lelaki ini merasa terganggu karena perempuan ini terus-menerus berbicara denganya. Keadaan semakin sulit ketika lelaki ini terjebak dalam masalah wanita ini sendiri.

Ghost bukanlah film horror korea terbaik. Dan jujur saja,dari ketiga cerita diatas, semuanya memiliki kekurangan-kekurangan. Seperti di film pertama, Sang sutradara terlalu menggampangkan permasalahan dari cerita tersebut. Yang otomatis, para penonton merasa kebingungan bukan karena mereka tidak menegerti tapi karena Sang sutradara terlalu mempercepat cerita tersebut. Sampai-sampai hal terpenting yang seharusnya dijelaskan dan ditunjukkan malah dibuang begitu saja. Ada beberapa momen juga yang seharusnya bisa menjadi momen yang sangat kuat, yang bisa membuat merinding tapi di buang dan ditelantarkan. Kelebihan dari cerita pertama adalah mungkin momen yang lumayan menyeramkan. Namun sayang, tidak mempan buat saya. 

Film keduanya sebenarnya film terkuat diantara ketiganya. Film kedua ini lebih masuk akal, dan menurut saya sutaradara keduanya ini lebih berhasil dibandingkan sutaradara pertamanya. Di film keduanya ini, kita akan menemukan persahabatan antar dua gadis yang namun dikhianati oleh temannya sendiri. Premis nya memang pasaran. Namun, ada momen-momen kuat yang tidak pernah saya temukan sebelumnya. Ada pesan-pesan kecil yang bisa diserap setelah menontonya. Dan yang kedua ini, cerita dan film nya lebih nyata. Kengerian nya tetap tidak berbuat apa-apa bagi saya. 

Cerita ketiganya di buka dengan sangat menyeramkan bagi saya. Ya, saya berpikir bahwa ghost sengaja menyimpan cerita ketiganya di akhir film karena mungkin film ketiganya inilah yang terseram diantara semuanya. Namun, dugaan saya salah. Film ketiganya lebih vulnerable. Cerita ketiganya lebih nyata sebenarnya, namun cerita tampak terlalu dibuat-buat. Sang sutradara mencoba untuk meningkatkan level kengerian yang tidak didapat oleh penonton di film-film keduanya. Namun sangat tidak berhasil. Film ketiga ini   memilik unsur drama yang membuat kita sedikit kebosanan. Dan juga durasi nya yang terlama diantara kedua nya.
Tidak ada rasa kecewa yang mendalam setelah menonton ini, karena saya tidak menaruh ekspetasi yang benar-benar tinggi. Ya, saya hanya mengikuti sampai di akhir film. Bagus dan tidaknya, kita lihat saja nanti. Jika kita membandingkan antara Phobia dan Ghost. Phobia jelas sudah menang dari awal film ini dimulai. Dan Phobia memiliki kengerian yang sangat berbeda dengan Ghost. Ghost memilki unsur drama didalam nya yang membuat film ini tidak seseram film Phobia.

Overall, Ghost bukanlah film horror yang memorable. Ghost mempunyai adegan-adegan yang mudah diingat, namun film nya sangat mudah dilupakan. Ghost jelas bukanlah film favorit saya. Namun, bukan berarti film ini sangat buruk, Ghost masih layak ditonton. Ikuti saja cerita ini dari awal, pertengahan hingga akhir. Tidak rugi menonton film ini. Namun, mungkin yang berharap film ini akan membuat merinding pasti akan kecewa dengan hasilnya yang tidak seram sama sekali.

C-

09 February 2012

GLEE S3E11: Michael

Setelah kekalahan Troubletones di sectionals. Mercedes(Amer Riley), Brittany(Heather Morris) dan Santana( Naya Rivera) merasa sedih tidak mendapatkan kesempatan menyanyikan lagu-lagu Michael Jackson. Maka itu, Blaine(Darren Criss) dan Kurt(Chris Colfer) menyimpulkan bahwa mereka akan melakukan Michael Jackson Medley di Regionals nanti. Dan Mr.Schuester(Matthwe Morrison) menyutujuinya. Di sisi lain, Artie(Kevin McHale) sudah lelah dipermainkan oleh para "atasan" yang menyepelekan mereka dan mengerjai mereka. Dan Artie kini ingin membalas dendam dengan apa yang telah mereka perbuat.
Kemudian Santana,Blaine,Kurt,Rachel bertemu dengan Sebastian yang menjebak New Directions dengan memakai ide mereka untuk membawakan karya-karya mereka. Sebastian pun menjebak mereka, dan melempar slushie ke muka Blaine yang menyebabkan kesakitan yang sangat parah dan perlu di operasi. Kisah percintaan Rachel dan Finn yang dan Samcedes pun tak kalah menarik.

GleeS3E11 adalah episode dengan cerita yang paling kuat menurut saya.Episode dimana semua masa depan mereka terjawabkan. Dan saya sedikit menemukan orisinil glee di tengah-tengah. Jelas episode ini lebih baik dari episode sebelumnya yang menurut saya datar datar saja. Dan saya berani mengatakan bahwa episode ini adalah episode terbaik dari glee. Ada momen-momen yang selama ini ditunggu-tunggu. Yang menharukan, romantis dan menegangkan pula. Kekurangan dari episode ini mungkin kurangnya bagian-bagian cast tertentu seperti Tina,Rory,Puck, dan masih banyak lagi.
Masalah Ensemble Cast nya, kekuatan masih dipegang oleh Naya Rivera dan Chris Colfer yang sangat menarik perhatian. Mungkin kita tidak akan menemukan seluruh cast disini, seperti Sue,Sugar,Becky dan banyak lagi. Dan Episode ini lebih ke Santana,Blaine,Kurt dan Warblers. Lagu-lagu yang dibawakan glee pun tak kalah menarik. Di rendisi dengan baik, versi yang menarik.Overall, GLEES03E11 mempunyai segalanya. momen-momen yang ditunggu, dengan aksi-aksi para ensemble cast yang menarik. Juga koreografi ala Zach Woodle yang jempolan. benar-benar best episode.Episode favorit saya!

A

A Lonely Place To Die(2011)

Jika melihat premis nya, seperti nya ALPTD hampir-hampir sama seperti Vertige/High Lane dan film-film sejenis lainnya. A Lonely Place To Die menceritakan tentang lima pendaki gunung, Allison(Mellisa George), Ed(Ed Speelers), Rob(Alec Newman),Jenny(Kate Magowan) dan Andy(Eamonn Walker) yang berencana untuk pergi ke suatu tempat. Kemudian,tengah istirahat mereka mendengar suara anak kecil meminta tolong yang berasal dari suatu tempat di bawah tanah.Kita akan melihat perjuangan kelima pendaki guning tersebut guna menyelamatkan anak kecil bernama Anna tersebut. Tetapi, perjuangan mereka tidak hanya sampai disitu saja. Mereka juga harus berhadapan dengan penculik yang ingin membunuh mereka satu-per-satu. 
A Lonely Place To Die tampil sangat sangat menegangkan diawal. Saya sempat beranggapan bahwa film ini akan menjadi film thriller terbaik di tahun 2011. Beberapa menit di awal adalah momen yang paling menegangkan dari keseluruhan film ini. Namun, tidak berhenti begitu saja. Masih ada adegan-adegan panjat gunung yang lebih menegangkan. ALPTD tampil sangat menarik di 45 menit awal nya.

Selain itu, ALPTD menampilkan landscape yang indah. Perjuangan mereka untuk menyelamatkan anak tersebut juga akan membuat para penonton deg-degan. ALPTD memang tak sesadis dan seberani HighLane, namun ALPTD adalah film yang sangat menarik...saya belum selesai bicara di setengah durasi film tersebut. Mellisa George juga banyak membantu film ini. Yang seperti kita tahu, dari Turistas dan film-film yang pernah ia mainkan.. dia bisa akting.

Seperti yang saya bilang. ALPTD sangat menarik di setengah durasi. Setelah itu, Julian Gilbey membanting stir dari aksi-aksi memanjat gunung ke aksi tembak-tembakan hanya untuk merebutkan anak tersebut. ALPTD seperti kehilangan arah ketika Julian mencoba untuk meninggalkan panjat-panjatan gunung tersebut ke tembak-tembakan yang tidak menegangkan sama sekali.
Masih mending jika Julian mampu membuat para penontonya terengah-engah melihat aksi demi aksi yang dilakukan para penculik untuk mendapatkan bayi itu. Dan aksi tembak-menembak tersebut hampir tiada gunanya disini. Jadi, tentu saja di 30 menit terakhir kita tidak akan menemukan rasa-rasa tegang seperti apa yang dirasakan di awal film.

Kesalahan lain yang diperbuat oleh Julian adalah para cast nya yang dimatikan terlalu cepat. Membuat film ini jadi hampa dan kosong pada 30 menit terakhir. Memang, kita akan melihat aksi Mellisa George yang menolong Anna bagaikan Pahlawan. Sampai-sampai kepahlawananya membuat saya kebingungan. Allison mau melakukan apa saja untuk menyelamatkan anak tersebut walaupun teman nya mati begitu saja. Dan dari ekspresi para castnya, dapat saya simpulkan tidak ada kesedihan di muka-muka mereka. Walaupun melihat pacar nya tewas begitu saja. 
Overall, A Lonely Place To Die adalah thriller yang sangat menarik di awal film namun menjadi membosankan dan begitu-gitu saja di akhir. Boleh ditonton, tapi jika tidak pun tidak rugi. Ada bebarapa momen yang sangat mengangkan, dan memorable. Namun, pada akhirnya A Lonely Place To Die hanya film thriller yang mudah dilupakan. Film semacam ini yang seharusnya menampilkan ke sadisan namun tidak ada kesadisan yang benar-benar sadis. bahkan tidak ada sedikit pun. Yah ikuti saja film ini dari awal sampai akhir. 

C




05 February 2012

Hostel Part:III (2011)

Menceritakan tentang empat pria yang menghadiri pesta di suatu tempat yang kemudian bertemu dengan Kendra(Sarah Habel) dan Nicky(Zulay Henao) yang mengundang mereka ke tempat yang berbeda. Scott(Brian Hallisay) disambut meriah oleh para gadis-gadis di tempat tersebut. Setelah mereka semua pulang, Mike(Skyler Stone) tertinggal besama Nicky ditempat tersebut. Dan membuat teman-temanya penasaran dan kembali ke tempat tersebut untuk memanggil mereka kembali.
Sayangnya, tempat tersebut bukanlah tempat pesta biasa.Tempat tersebut adalah "Ellie Hunting" tempat dimana orang-orang sakit jiwa yang menyiksa siapapun yang datang kesana untuk dipotong-potong, dirobek, dipermainkan hingga habis dan dipertontonkan didepan puluhan orang-orang yang gila pula.

Hostel III bisa saya katakan tak semeriah kedua, dan tak sebagus yang pertama pula.Ceritanya terlihat begitu-begitu saja, dan tak didukung pula oleh para pemainya yang seharusnya membantu film ini karena film ini sudah buruk secara keseluruhan. Sbebagian penonton mungkin terlihat kebingungan untuk melihat adegan pembuka di film tersebut. Trap yang sangat menarik memang. Jelas HOSTEL III adalah seri terburuk dari yang pertama dan kedua.

Apa yang harus disajikan oleh HostelIII adalah kesadisan,potong memotong, robek merobek dan hal-hal sadis lainnya. tetapi,di film Scott Spiegel ini kita tidak akan melihat adegan sadis full sampai habis.Adegna merobek wajah pun hanya sebentar saja. Sehabis itu, film ini terasa sangat membosankan karena tidak menyajikan apa yang penonton harapkan di awal film yaitu kesadisan. Tidak seperti film film sebelumnya, HostelIII berdurasi paling sebentar, 84 menit saja tetapi terasa yang paling lama.
Sampai di pertengahan film, HostelIII seperti film yang tanpa arah. Tetapi, dibalik banyaknya kekurangan film tersebut, HostelIII pasti masih diminati banyak orang mungkin dari jebakan demi jebakan. Sejujurnya, adegan dimana Nicky harus mati lah yang mencuri perhatian saya. Setelah itu? Perkelahian Scott dan Carter? biasa saja tuh. Dan Kendra yang mati begitu saja. Scott Spiegel seperti menggampangkan semuanya di akhir film. Dan di ending adalah momen terburuk dari film ini. Sama sekali tidak masuk akal. Tonton sajalah.

Overall,HostelIII bisa dikatakan film thriller horror paling mengecewakan di tahun 2011. Walaupun sangat meyakinkan di pembuka film namun di akhir, Hostel III hanyalah film yang sangat mudah dilupakan dengan adegan-adegan bunuh-bunuhan yang seharusnya menjadi sesuatu yang utama disini mudah dilupakan oleh penonton begitu saja. Dengan ending yang sangat tidak jelas, dan pemain yang tidak bisa akting semua. Hostel III bisa menjadi salah satu film terburuk di tahun 2011 versi saya. Tapi,cobalah nikmati film ini, sekedar untuk menebak-nebak giliran siapa yang dipermainkan di kursi tersebut. Untung ada Nicky dan Kendra yang cantik yang membuat saya betah menunggu sampai habis. ERR



D-







04 February 2012

BridesMaids(2011)

Pernah membayangkan sekelompok pengiring pengantin yang gokil nan gila? Pernah melihat? kalau belom, tontonlah BridesMaids ini. Jika anda pernah menonton 30 Rock,Mad Men, Weeds dan The Office. Pasti anda tahu siapa itu Paul Feig. Dan mudah-mudah hasilnya memuaskan. Yang perlu anda ketahui, para bridesmaids yang cantik-cantik ini bukan bridesmaids biasa yang elegan, kalem dan imut. Bridesmaids kali ini adalah pengiring pengantin yang gila, rempong seru dan heboh.
 


Annie(Kristen Wiig) mantan salah satu toko kue "Cake Baby" dipilih oleh sahabat dekat nya untuk menjadi Pengiring pengantinya. Tidak hanya Annie, ada pula Becca(Ellie Kemper), Rita(Wendi Mc-Lendon Covey), Megan(Mellisa McCarthy) dan si cantik Helen(Rose Bryne). Persiapan pernikahan tersebut memang berjalan tidak begitu lancar. Annie tidak sependapat dengan Helen, Diare akibat keracunan makanan dan Annie yang takut terbang sampai kesalah pahaman antara Annie,Lillian dan Helen.

Bridesmaids sangat-sangat pantas untuk dikatakan salah satu comedy terbaik di tahun 2011. Selain para ensemble cast nya yang sangat memukau ini, Bridesmaids juga mempunyai momen-momen yang sangat memorable. Adegan-Adegan Bridesmaids mampu memancing tawa. Jika di What's Your Number? Anna Faris berhasil memancing tawa dengan kekonyolan nya. disini kita mempunyai Kristen Wiig yang menurut saya adalah akting terkuat di Bridesmaids. 
Ensemble cast nya disini mampu menghidupkan karakter mereka masing-masing. Kristen Wiig, Seperti yang saya sudah katakan. Kemudian,Maya Rudolph? siapa yang menyangka bahwa Maya Rudolph bisa bermain sehebat ini. Ya,memang dia pernah bermain di salah satu film comedy juga yakni Grown Ups. Tetapi, di film tersebut, Maya Rudolph seperti tertutupi oleh akting-akting memukau lainnya. Kemudain,Ellie Kemper yang juga bermain cukup baik. Dan Rose Bryne yang paling mencuri perhatian saya disini. Rose Bryne,saya bisa katakan wanita tercantik di tahun 2011 ini, setelah Emma Stone. Disini dia terlihat sangat nyaman dengan karakter yang dia mainkan, dan hasilnya benar-benar tidak mengecewakan.

Kekurangan Bridesmaids adalah porsi dari para pengiring pengantin yakni Megan,Rita dan Becca yang bisa terbilang sangat kurang apalagi percakapan antar Bridesmaids yang sangat sedikit pula. Kemudian masalah durasi yang terbilang cukup lama dari durasi drama comedy biasa nya. Durasi tersebut membuat Bridesmaids sedikit membosankan. Dan adegan pembukaan? seharusnya itu dihilangkan saja, karena adegan tersebut hanya membuang-buang durasi saja. Bridesmaids jelas pesaing terberat nya The Help karena disini para ensemble cast nya juga cukup mencuri perhatian.

Bridesmaids bukanlah film comedy romance yang hanya menawarkan kegilaan,kegokilan sekumpulan wanita-wanita pengiring pengantin sampai film ini berakhir. Bridesmaids juga menawarkan kisah yang lumayan menyentuh, kisah persahabatan Lillian dan Annie yang sangat menyentuh. Kemudian, di pertengahan menuju akhir film ini menceritakan kehidupan Annie yang berubah drastis, ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya, dicampakkan oleh orang-orang yang ia sayangi. Bridesmaids bukan hanya film comedy/romance yang hanya numpang lwat dengan adegan-adegan yang memancing gelak tawa. Bridesmaids adalah comedy romance yang layak ditonton berulang kali. 

Adegan yang paling mencuri perhatian saya adalah seluruh kekonyolan Kristen Wiig. Diawal film, dipertengahan ketika sedang mencoba gaun pengantin, di acara pertunangan Lillian ketika Annie menghancurkan acara tersebut. Dan Annie yang mencoba mencuri perhatian Rodney The Cop. Dan jangan lupa pula dengan adegan di pesawat yang juga mampu memancing tawa. Ah! Bridesmaids benar-benar salah satu film favorit saya.

Overall,Bridesmaids adalah salah satu drama comedy romance terbaik di tahun 2011 silam. Para cast nya yang sangat memukau yang membuat para penonton tetap bertahan untuk mengikuti film ini dua jam lamanya. Kita akan disajikan momen-momen yang mengundang gelak tawa, yang akan mengocok perut anda. Kekonyolan, kegilaan dan kehebohan para pengiring pengantinlah yang disajikan di film ini. Bridesmaids, sangat layak untuk ditonton. Sangat sangat menghibur. 

A-

What's Your Number?

What's Your Number menceritakan seorang gadis bernama Ally Darling(Anna Faris) yang sudah pernah menjalin hubungan dengan 19 pria banyaknya, dan ia dan teman-temanya berjanji untuk tidak berhubungan lagi dengan pria ke-20. Jika ia berhubungan dengan pria ke 20 tersebut, ia akan menikahi pria tersebut. Sampai dengan ia bangun dengan mantan-bossnya disamping tempat tidurnya Roger(Joel Mchale), berarti dia akan menikahi pria teresbut atau salah satu dari lelaki yang pernah berhubungan denganya.

Kemudian, ia bertemu dengan Colin(Chris Evans) tetangga-nya di apartemen nya yang dengan baik hati membantu nya mencari ke 19 lelaki yang pernah berhubungan denganya dan menikahinya. Keadaan semakin rumit ketika Ally mengetahui bahwa angka tersebut hanya angka biasa dan ada seseorang yang menyayanginya selain ke-19 lelaki lainnya.

Film ini terinspirasi oleh buku berjudul 20 Times A Lady yang katanya bukunya jauh lebih bagus daripada film nya. Bisa saya katakan, What's Your Number? bukanlah drama/comedy terbaik di tahun 2011, saya jelas bisa menempatkan What's Your Number pada tempatnya yaitu di comedy/romance mengecewakan di tahun 2000-2011. Walaupun memang hasilnya tidak begitu buruk.

Tidak ada yang istimewa di dalam film ini selain, Chris Evans. Chris Evans jelas adalah aktor yang paling di-idam idamkan wanita di seluruh jagat raya ini. Begitupula disini, Chris Evans mungkin hanya salah satu alasan banyak penonton menonton film ini. Pada akhirnya WYN hanyalah film comedy/romance dewasa yang gampang dilupakan begitu saja.
Saya memang tidak pernah menaruh ekspetasi yang tinggi terhadap film comedy/romance Toh, hasilnya jika sama saja. memang tidak semua comedy/romance buruk atau tidak layak ditonton. Bahkan, justru menurut saya comedy/romance adalah genre film yang paling layak ditonton atau yang paling aman. WYN bukanlah comedy/romance yang jika setelah anda menontonya, anda akan terbayang kekonyolan Anna Faris atau lelucon disini. Tidak, WYN hanya sebuah film yang sepintas, hanya film yang numpang lewat dan jleb. Anda telah melupakanya.

Anna Faris bisa dibilang berhasil membuat kekonyolan-kekonyolan yang bisa mengocok perut sebagian. Anna Faris tampil sangat berani di film ini, dan begitupula Chris Evans. Saya tidak mengira bahwa mereka akan tampil sebegini beraninya. akting Chris Evans juga bisa dibilang tidak mengecewakan, namun juga tidak bisa dibilang membanggakan. dan sebenarnya, tidak ada akting yang mencuri perhatian saya disini. Betu;-betul tidak ada.
Dibalik banyaknya kekurangan film ini, WYN memiliki beberapa adegan yang menarik. Sebut saja, di akhir film yang sangat menghibur itu. Ketika Ally mencari Colin di beberapa acara pernikahan. Kemudian, di acara pernikahan Daisy(Ari Graynor) yang sedikit membuat terharu. Mungkin itu saja momen yang paling saya ingat. Kekonyolan Anna Faris lah yang sebenarnya membantu disini. dan juga lagu-lagu yang menamani adegan-demi adegan yang sangat ear-catchy

Overall, What's Your Number adalah comedy/romance yang gampang dilupakan begitu saja. Dengan kekonyolan-kekonyolan Anna Faris di sepanjang film. Akting "berani" dari kedua lakon utama di film ini. Beberapa momen memang sangat memorable, namun What's Your Number bukanlah salah satu drama/comedy yang membuat saya terpukau. Sebaiknya, nonton saja film ini di dvd atau di televisi. Mau ga dvdnya? nih saya kasih. tidak rugi kok.


D+