30 March 2012

HI5TERIA(2012)

 -Pasar Setan-

Kejadian tentang hilangnya Sari(Tara Basro) dan kekasihnya yang sedang mendaki gunung. Kemudian, Sari bertemu dengan Zul. Mereka berdua kemudian masuk kedalam keramaian yang terjadi di dalam hutan tersebut yang sebetulnya tidak ada. Seperti Pasar yang sangat ramai. Yang baru Zul sadari adalah, ia hilang dan tak akan pernah kembali 

-Wajang Koelit-

Wajang Koelit menceritakan tentang seorang wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Jawa Tengah. Ia menikmati menyaksikan Wayang Kulit. Kemudian, Nicole(Maya Otos) mengalami kejadian-kejadian misterius yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

-Kotak Musik-

Segmen ketiga menceritakan tentang Farah(Luna Maya) dosen cantik yang tidak mempercayai akan adanya "hantu" yang kemudian didatangi oleh sosok misterius yang kerap mengajaknya bermain setelah ia mengambil salah satu kotak musik yang ditemukan nya di suatu tempat.

-Palasik-
Palasik menceritakan tentang Sepasang suami istri, sang suami(Adrian Aliman) mengajak istri barunya(Imelda Therine) beserta anaknya Novi(Poppy Sovia) ke rumah baru. Semenjak dirumah tersebut, sang istri mengalami dan dihantui oleh sosok hantu yang dieprcayai oleh adat sana yang ingin mencuri bayi dalam kandungan istrinya tersebut-


-Loket-
Menceritakan tentang penjaga loket(Ichi Nuraini) yang dihantui oleh sosok perempuan yang menghantui nya di loket tempat ia bekerja. Perempuan muda ini ingin mencari tahu penyebab kejadian-kejadian yang menghantuinya.

Dari lima segmen dalam film ini, yang paling saya sukai adalah "Kotak Musik", dan "Pasar Setan". Kesamaan dari kelima segmen ini adalah dibintangi oleh lakon perempuan dan memiliki twist di setiap endingnya. Namun, tak semua twist tersebut berhasil mencuri perhatian sang penonton. Bisa dikatakn "HI5TERIA" tak sesuai dengan ekspetasi saya dan seluruh penonton yang sudah menantikan film ini sejak lama.

"Pasar Malam" yang disutradarai oleh Adrianto Dewo mengeksekusi segmen berdurasi sekitar 25 menitan ini dengan cukup baik. Dan memiliki  bintang-bintang yang mencuri perhatian. Sayangnya kejutan demi kejutan tidak disajikan dengan baik. Seharusnya dengan konsep yang seperti ini mampu menghadirkan adegan-adegan mencekam yang bisa menakutkan para penonton. Namun, sayangnya tidak. 

"Kotak Musik" juga tidak berjalan dengan mulus, masih banyak hal klise yang membuat kita bertanya-tanya. Walaupun sudah ada Luna Maya yang pastinya sangat "fresh". Tetapi, kejadian demi kejadian membuat "Kotak Musik" mejadi segmen terbaik dalam film ini yang seharusnya diletakkan di akhir film dengan twist yang mengagetkan pula."Wajang Koelit" yang disutradarai oleh Chariun Nisa adalah satu-satunya segmen yang dibintangi oleh pemain luar. Saya bisa katakan, Wajang Koelit cukup menghibur. Apalagi di bagian akhir ketika Nicole mengambil gambar satu-per-satu yang pastinya membuat penonton gemeteran. Bukan yang terbaik, namun sangat menghibur. Masih ada kekurangan seperti twist pada akhirnya yang bisa dibilang kurang berhasil membuat penonton terkejut.

"Palasik" twist terbaik dari segmen-segmen lainnya. Ada momen-momen mengejutkan dan membuat bulu kuduk berdiri. Dimana setelah menonton film ini salah satu penampakan yang akan diingat adalah penampakan Palasik yang menurut saya cukup menyeramkan. Namun sayangnya, Masih banyak adegan yang klise di dalam segmen ini. Seri terakhir "Loket" Harvan Agustriansyah terlalu terburu-buru dan terlihat seperti mengambil jalan singkat. Twist di ending yang terlemah diantara semua film, namun adegan demi adegan berjalan dengan baik dan juga mencekam. Sebenarnya, Loket bisa menjadi segmen terbaik di film ini, namun Harvan Agustriansyah kurang mengeksekusi "Loket" dengan baik. Yang cukup menghibur adalah Bella Esperance. Dan setting yang lumayan mencekam, Basement.

"HI5TERIA" adalah salah satu film yang paling kita tunggu. Kelima segmen ini memang sangat pantas untuk dijadikan film pendek. Walaupun dengan cerita yang terlalu ringan dan tidak membuat penonton berpikir terlalu lama. Tetaplah HI5TERIA Salah satu Horror lokal yang berkualitas, namun mungkin hanya sedikit orang yang menyadari nya karena ketika saya menontonya hanya tampak sekitar 20-25 orang saja. HI5TERIA bisa dibilang cukup sukses membuat penonton merinding, namun masih banyak kelemahan di berbagai segmen yang membuat hi5teria tampak seperti film yang kurang berhasil mencuri hati para penontonya. Namun, Pada akhirnya saya menganjurkan untuk menonton film ini. Cukup menghibur. 


B

26 March 2012

The Hunger Games(2012)

The Hunger Games adalah film adaptasi dari novel karya Suzanne Collins yang sering diperbincang- kan belakangan ini. Setelah beredar kabar bahwa The Hunger Games akan dibuat menjadi bentuk film, saya sedikit khawatir. Sebab, tak semua film adaptasi berjalan lancar(Re: Twilight). Dan buku trilogi ini memang sangatlah rumit. Jadi, sebelum saya hendak untuk menonton filmnya yang sudah beredar sejak awal maret lalu. Saya akan menaruh ekspetasi setinggi mungkin. 

The Hunger Games menceritakan tentang sebuah negara bernama,Panem yang dibagi menjadi 12 distrik. Sejak pemberontakan yang dilakukan terhadap Capitol, Pemerintah mulai merencanakan untuk mengadakan THE HUNGER GAMES. Setiap distrik diwajibkan untuk menyediakan 2 remaja laki-laki dan perempuan untuk bertarung. Dan hanya tersisa satu pemenang pada akhirnya. Ya, film ini memiliki plot yang sangat menarik. Dan THE HUNGER GAMES ini dijadikan kesebuah acara live yang dapat ditonton oleh ke-12 distrik.

Namun, THG hanya memfokuskan terhadap satu distrik,yakni Distrik 12. Terpilihlah Katniss Ever-deen(Jennifer Lawrence) dan Peeta Mallark(Josh Hutcherson) yang akan mewakili distrik 12 dan hanya salah satu dari mereka yang akan kembali sebagai pemenang, jika memang merekalah pemeangn dari 24 remaja-remaja dari setiap distrik. Namun, mereka tidak berperang dengan tangan hampa, mereka dilatih oleh orang-orang yang telah memenangi permainan ini sebelumnya. Katniss dan Peeta jelas harus mempersiapkan diri mereka karena melawan 22 tributes itu tidaklah mudah.


Film ini adalah salah satu film favorite saya sepanjang umur saya. Sangat pas dengan selera saya. THG bukanlah film adventure biasa, ada pesan-pesan yang disampaikan secara halus. THG jelas salah satu film yang paling mendekati sempurna di tahun ini. Memang masih ada kekurangan- kekurangan di film ini. Namun, Gary Ross bisa menutupi nya sehingga para penonton terlupa dengan kekurangan yang sudah jelas diketahui dari awal film.

THG jelas memiliki ke-24 tributes yang sangat menarik. Wajah-Wajah berbeda dengan karakter masing-masing yang berbeda pula. The Hunger Games dengan pintarnya memiliki trailer yang sangat memancing para penontonya untuk menonton film ini. Dan pada hasilnya, sangat tidak mengecewakan. Dan 135 menit berlalu tak akan terasa karena begitu enjoy nya saya menonton film ini. Dan dengan berjalan nya film ini, kita dapat merasakan keberhasilan Gary Ross mengeksekusi film ini.

Sayangnya, The Hunger Games tidak sesadis yang saya pikirkan. Saya berharap bahwa ada adegan bunuh-bunuhan antar 24 tributes yang lebih sadis dan ditunjukkan satu-satu bagaimana matinya ke 23 tributes. Jelas setelah games ini dimulai, saya dapat merasakan ketegangan. Dan Gary Ross terus menerus mengagetkan para pecinta The Hunger Games dengan kejutan-kejutan yang belum pernah ada sebelumnya. Aksi-Aksi para tributes pun tak kalah menarik, yang paling mencuri perhatian saya dan berhasil membuat saya tegang adalah Anjing jadi-jadian yang berada hampir di ujung film ini.

The Hunger Games jelas didukung oleh akting para pemain yang cemerlang. Saya membicarakan tentang Jennifer Lawrence, liat saja cara dia bermain dan caranya berbicara. Begitu cool. Dan menurut saya Josh Hutcherson adalah artis yang tepat untuk Peeta Mellark. Walaupun umurnya sudah menginjak 20 tahun, tetapi siapa tahu? masih banyak kan penggemar-penggemar nya diluar sana. Dan tribuetes lainnya juga sangat mencuri perhatian, andai saja aksi-aksi lebih dipertunjukkan dengan frontal.

Overall, The Hunger Games adalah film yang sangat menarik dan sangat menghibur. Akan menjadi salah satu film 2012 favorit saya. Cerita yang sangat kuat dengan alur yang sangat berjalan lancar. Dan The Hunger Games tidak akan terasa sebagai film yang bertele-tele karena durasinya, namun durasi itu dibuat dengan sangat tepat. Memang, The Hunger Games bukanlah film yang sempurna. Lelucon yang disisipkan pun kebanyakan meleset dan tidak jadi membuat penonton ketawa. Dan kekurangan yang paling terpenting dari keseleruhan film ini,Chemistry.

A

18 March 2012

Hollie Cavanagh


Live Performance;

                                        
Find out more about Ms.Tinkerbell, Hollie Cavanagh on twitter: @CavanaghAI11

17 March 2012

John Carter(2012)

John Carter(Taylor Kitsch) seorang penambang emas yang terjebak dalam peperangan antara suka Apache. Di sebuah gua, dia bertemu dengan seseorang yang menyerangnya dan kemudian John mengambil medali yang awalnya berada di tangan seseorang yang misterius tersebut. Kemudian, John terbangun dan berada di suatu tempat yang belum pernah ia temui sebelumnya. Ternyata, John terdampar di Barsoom,Mars. Di Mars ia bertemu dengan alien berwarna hijau yang dinamai,Thark.

John Carter kemudian bertemu dengan hal-hal aneh lainnya. John Carter pun terjebak dalam peperangan Helium dan Zodanga. Di sana ia bertemu dengan perempuan bernama Dejah. Dejah, Sola, Ayahnya dan Whoola(seekor anjing besar) membantu John Carter untuk kembali ke asalnya. Namun, tak semudah itu. Karena dibalik perjalanan mereka, masih ada banyak hal-hal yang tidak mungkin ditinggalkan John Carter begitu saja.

Tidak ada yang istimewa dari John Carter. Tak sesuai ekspetasi awal saya. Ditambah dengan akting para pemain yang sangat lemah. Yang paling mencolok dari film ini adalah dari para Alien dan Whoola yang sangat imut. Serta, monyet-monyet raksasa yang sangat menyeramkan. Ada beberapa adegan yang seharusnya menjadi adegan terkuat namun tidak menaruh efek sama sekali. Adegan John Carter melawan 2 monyet raksasa seharusnya bisa lebih di"tegang'kan lagi agar penonton juga bisa merasakan ketakutan John Carter di film tersebut. 

Banyak sekali adegan klise di John Carter, Film ini memang tidak istimewa. Bukan film fiksi terbaik yan g pernah saya tonton. John Carter masih punya banyak kelemahan yang sangat menaruh dampak yang sangat besar bagi penontonya sendiri. Hal yang terpenting adalah seharusnya film ini dibumbui efek CGI yang sangat mewah, apalagi di adegan peperangan dan hal-hal lainnya. 125 menit lamanya memang tidak kita rasakan. Entah mengapa, saya tidak kebosanan menontonya. Walaupun sebegitu lamanya.

Dibalik banyaknya kekurangan, Saya sangat menyukai ending dari film ini yang menurut saya sangat "wow". Tidak pernah berpikir ending nya akan menjadi ending yang seperti itu. Dan alien-alien yang jelas sangat menghibur. Sayangnya, kita tidak diperlihatkan "Mars" yang cukup. Dalam artian, seharusnya kita diperlihatkan lagi lebih dalam apa itu Mars. John Carter tidak terlalu dikhususkan bagi anak-anak, namun mungkin kaum dewasa beranggapan bahwa film ini adala film yang membosankan. 

Jika diperhatikan lebih jelas lagi, memang tidak merugikan penontonya. Namun, pasti penonton akan merasa jengkel terhadap film ini yang bisa dibilang bukanlah film terbaik yang pernah diproduksi oleh Walt Disney. TIdak sesuai harapan dan ekspetasi, namun baiklah kita nikmati saja film ini apa-adanya. Banyak kejutan memang yang sangat menghibur, dan sebuah film yang tidak mudah ditebak. 

Overall, John Carter seharusnya dapat tampil lebih "besar" lagi karena jelas film ini adalah salah satu film yang paling ditunggu-tunggu di tahun 2012 ini. Dengan akting yang sangat kurang, beserta efek-efek yang seharusnya lebih di per-bagus lagi. John Carter memang sangat menyenangkan untuk ditonton terutama di akhir film yang sangat mengejutkan. Ada bagian yang menguras air mata, dan ada pula yang mengundang tawa. Ditonton boleh, tidak pun juga tidak apa-apa.


C

10 March 2012

Sampai Ujung Dunia(2012)

Sampai Ujung Dunia menceritakan tiga orang sahabat Daud(Dwi Sasono), Gilang(Gading Marten) dan Anissa(Renata Kusmanto) yang sudah bersahabat sejak kecil sampai besar. Awalnya mereka bertiga hanya berteman saja, namun makin kelamaan Daud dan Gilang menyukai Annisa. Annisa pun dilema untuk memilih yang mana, terbentuklah sayembara. Barang siapa yang bisa membawa Annisa ke Belanda akan menjadi miliknya, dengan memakai uang dari jerih payah masing-masing. Ditengah-tengah perjuangan Daud dan Gilang, Annisa menyimpan rahasia bahwa ia memiliki suatu penyakit yang memprihatinkan.

Saya sangat terkejut karena Monty Tiwa adalah sang sutradara dari film Sampai Ujung Dunia. Sangat terkejut karena film ini salah satu film drama lokal favorit saya. Film yang tidak cengeng, namun sangat menyentuh. Sampai Ujung Dunia memang tidak sempurna. Masih banyak kekurangan-kekurangan yang jelas memberikan dampak bagi film itu tersendiri. 

Sampai Ujung Dunia dimulai dengan flashback antara tiga sahabat. Ya, meman film ini dipenuhi dengan flashack-flashback yang ditata dengan rapih. Alur yang tertata rapi pula. Sampai Ujung Dunia memang memiliki premis yang sangat pasaran, mungkin bukan hanya di perfilman Indonesia. Namun di seluruh perfilman di dunia. Misalkan,Satu Jam Saja yang jelas sangat mengecewakan. Satu Jam Saja jelas salah satu film yang "cengeng"..harus memperlihatkan kesedihan yang mendalam namun tidak didukung oleh alur cerita dari film itu sendiri.

Akting Dwi Sasono patut diacungi jempol. Ia sangat menjiwai karakter nya dan membuatnya nyata. Begitupula Gading Marten yang sangat konyol. Ia sangat dibutuhkan oleh film ini agar tampak lebih fresh. Dan Gading Marten berhasil. Ia tampak memukau dan begitupula Dwi Sasono. Hampir semua bermain dengan baik. Dwi Sasono dan Renata Kusmanto mampu membangun chemistry yang nyata dan natural. Dari departemen akting, semua memuaskan.

Tidak lupa pula disisipkan beberapa lelucon yang sangat membantu dan membuat film ini tampak lebih segar. Bukan cuma dari Gading Marten namun dari beberapa aktor dan aktris yang juga bermain di film ini. Masih banyak kekurangan dari film ini, Ending nya tampak terlalu dibuat-buat seperti banting stir dari ending yang seharusnya. Mungkin Monty Tiwa mau membedakan film nya dari film-film bergenre sejenis, namun tampaknya banyak yang tidak menyukai ending dari film ini.

Overall, Sampai Ujung Dunia memang tidak sempurna. Namun, banyak pesan-pesan singkat yang bisa dipetik dari film ini.Dengan adegan-adegan yang sangat menyentuh dan alur yang sangat rapih. Ditambah akting dari para pemain yang sangat memuaskan. Salah satu fim drama lokal favorit saya. Dan jangan lupa pula scoring yang jempolan dan ear catchy. Namun sayangnya film semacam ini sangat sedikit penggemarnya. 

B-

04 March 2012

The Grey(2012)

The Grey mengisahkan mengenai sekelompok penambang minyak yang terdampar akibat pesawat yang mereka tumpangi jatuh di pedalaman Alaska. Diantara penambang-penambang minyak yang selamat, terdapat Ottway(Liam Neeson). Ottway disana untuk membunuh serigala-serigala atau hewan-hewan buas lainnya yang mengancam nyawa para penambang minyak tersebut. Ottway dan keenam orang yang selamat lainnya harus bertahan dari kurangnya bahan makanan. Namun,tidak hanya sampai disitu saja. Mereka juga harus bertahan hidup dari binatang-binatang buas yang menbuntuti mereka dan berniat jahat pada mereka.








The Grey memang seperti film-film survivors Hollywood. Namun, The Grey bisa tampil sangat menghibur dari awal, pertengahan hingga akhir. Liat saja bagaimana Joe Carnahan merancang satu demi satu adegan darri film ini menjadi adegan yang sangat sulit untuk dilupakan. Yang paling saya sukai dari film ini adalah Perjuangan ketujuh penambang minyak dari cobaan yang bertubi-tubi selama tiga hari. Joe Carnahan dengan ide cemerlang nya telah berhasil membuat saya terpukau pada film ini. 

Jika disaksikan ulang, ada banyak film-film yang serupa dengan The Grey. Awalnya pun tidak bertele-tele menceritakan kepenatan Ottoway dan bayang-bayang sang istri, dan sempat ditunjukkan aksi-aksi Ottoway di awal film yang cukup membuat penonton bertanya-tanya. Kejadian jatuh nya pesawat yang mereka tumpangi juga mampu membuat saya, atau mungkin seluruh penonton terkaget-kaget. Ternyata, hanya Ottoway lah yang paling pintar di pesawat itu. Awalnya, saya mengira bahwa hanya dialah yang selamat dan kita akan menyaksikanya hingga akhir film. Dugaan saya salah.

Munculnya karakter-karakter baru di pertengahan film juga akan membuat penonton tidak merasa kebosanan. Karakter-karakter yang fresh dan bisa diingat dari karakter yang mencolok pula. Yang memakai kacamata, yang paling sering mengeluh, si cerewet, yg paling bijak, yang berkulit hitam. Joe Carnahan mampu membuat setiap adegan sangat berharga untuk ditonton. Memang datangnya hewan- hewan buas memang salah satu momen paling menegangkan. Apalagi ketika momen kejar-kejaran tersebut yang akan membuat para penonton diam, duduk dan menganga. 

Sayangnya, bagi saya 114 menit lamanya terlalu lama. Ada perbincangan yang seharusnya dihilangkan, The Grey memang tidak sempurna. Tetapi, dibalik ketidak sempurnaan itulah yang membuat The Grey sangat menarik dan sangat mencolok dibandingkan film ber-genre sejenisnya. The Grey adalah film yang 'cool' sampai pada akhirnya, tidak terlalu banyak lelucon dan adegan-adegan konyol. Namun masih tampil menarik dan menghibur. Mungkin sebagian dari penonton akan mengetahui akhir dari film-film sejenis The Grey ini. 

The Grey adalah film thriller survivor karya Joe Carnahan yang patut dibanggakan. Bisa dilihat cara dia mengeksekusi The Grey menjadi film yang sangat spesial dengan adegan-adegan yang sangat natural. Tidak membosankan, banyak pesan-pesan kecil yang bisa dipetik dengan aktor-aktor yang bisa membangun karakter mereka masing-masing. Yang paling saya sukai dari film ini adalah bagaimana Ottoway dan penambang minyak lainnya dapat bertahan hidup. ditambah lagi dengan jiwa kemanusiaan mereka yang semakin diuji di setiap cobaan yang diberikan. Sangat menghibur!

A-