30 June 2012

INDONESIAN IDOL FINALE: Battle Of Divas.

American Idol finale started with lots of dramatic music and stuffs. Cuma nunjukin Sean dan Regina aja kayaknya butuh satu tahun. Lama sekali. Like i know you guys wanted to show the whole spectaculer stage... Dimulai dengan "Queen Of The Night" which i thought isn't that spectaculer for an-opening performance. Dan lanjut dengan "Im Every Woman". Saya suka banget sama lagu ini, but why messed up? they both sounds like crap. like they're on a vocal lessons. Gee!

Dan datang lagi sekumpulan pemenang dan runner-ups menyanyikan lagu "Salam Bagi Sahabat" yang sangat mengecewakan. Ekspetasi saya sih bakal dibagi satu-per-satu jadi kita semua bakal tau bagaiman masing-masing suara mereka semua. 

1. Kamasean Matthews - Bad Romance by Lady Gaga: 
It seems like she's singing behind the beat....Musik-nya sih udah spektakuler banget. Sean juga nyanyiinya udah kaya semacam DIVA. She's moving around quite a bit and it's affecting her vocals.This song is too big for her. She's all over the place. she couldn't control the song well. Overall, it's a fine performance. Anang: "Kamu layak di panggung ini. Kamu sangat sudah mulai dewasa. Kamu enjoy" Agnes:"Butuh tanggung jawab dan mental yang lebih. Aku suka banget. Sangat ga salah untuk memilih lagu ini buat kamu" Jadi Agnes toh yang milih lagu ini buat Sean. Bad choice by the way. Dhani: "Saya menyesal kamu memilih lagu Agnes tadi" Akan jauh lebih baik jika ia memilih lagu The Edge Of Glory. TEOG punya momen kemenangan. 

2. Regina Ivanova - Dejavu by Beyonce.
I recongized this song! Oh yes she killed it! Sangat geli rasanya melihat Agnes menari seperti itu..... B+ untuk saya. She's out of breath. Agnes:"Kamu ga perlu khawatir. Kamu dapat that women sexiness. You looks so HOT" Yes she is! I think we've found the winner already... Dhani:"Lagunya memang luar biasa. Malam ini kamu membuat acara ini begitu terlihat Internasional" Anang: "Tingkat kesulitan lagu ini sangat luar biasa. Lagu ini sebuah tantangan yang luar biasa. Kamu tak pernah berhenti menyerah" She's coming out of her shell tonight. That's impressive.

ROUND 1 sepertinya akan saya berikan kepada Regina karena sangat berani untuk bernyanyi sambil bernari tanpa hambatan sedikit pun.

1. Mike Mohede&Kamasean - Reflection by Christina Aguilera
Dua suara emas bernyanyi satu panggung, sangat indah. Sangat fantastis. I ship them. Mean? Mike-Sean. Dhani:"Malam ini saya melihat anak 16 tahun begitu berbakat" Agnes: "Bakal susah milih antara Sean dengan Regina. Kualitas sean sangat luar biasa" Anang: "Kamu berhasil menyanyikan lagu yang susah. Kemampuan kamu jauh beda"

2. Regina Ivanova& Mike Mohede - A Whole New World
Saya sangat menyukai performa Regina yang satu ini. Mike ditambah dengan Regina, double the vote. Sangat keren dan mampu membuat saya merinding sejenak melihat keindahan suara Regina dan Mike yang tiada duanya. Performa ini masuk ke TOP 30 PERFORMANCE THIS SEASON. Terimakasih buat Regina dan Mike sudah menyanyikan lagu ini. Anang: "Duet nya lebih nyatu. Ini kemampuan regina malam ini lebih menonjol daripada Sean" Agnes: "Lagu kayak gini udah pasti kamu makan. Tadi sangat luar biasa. Emosi kamu sangat diatur. Kamu tidak terburu-buru, kamu adalah penyanyi yang spektakuler" Dhani: "Kamu adalah sosok yang fenomenal. Malam ini kamu membuktikan kenapa kamu tidak pernah masuk zona tidak aman. "

ROUND 2 Lagi dan lagi saya berikan kepada Regina Ivanova yang berhasil membuat saya merinding dan sedikit merasa terharu. 

1. Kamasean - Didadaku ada kamu by Vina Panduwinata
Saya sangat menyukai suara sean disini yang seperti sangat santai dan sangat menikmati performa dia sendiri. Agnes: "Kamu sangat berhasil membawakan lagu ini dengan karakter yang genit" Anang: "Aku tak bisa membandingkan kamu dengan peyanyi aslinya. Nilainya
90" Ini sebenarnya mau ngomentarin Vina Panduwinata atau Sean sih? kok kayaknya spotlite nya ke Vina Panduwianta banget. Norak lah.

2. Regina Ivanova - Aku Makin Cinta by Vina Panduwinata.
Lagu ini adalah lagu yang sangat tepat untuk Regina. Jenis-jenis lagu dewasa yang seperti inilah yang regina butuhkan. Saya semakin yakin bahwa Regina sangat siap untuk memenagnkan acara ini. Standing Ovation! saya sudah mengira sebelumnya! Anang: " Lagu ini akan bisa kamu lakukan lebih karena suara kamu sanggup. Tapi kamu memilih momen-momen yang membuat kamu sangat cerdas" Agnes: "Karisma saat bernyanyi kamu sangat punya. Penempatan improvisasi harus dipilih, Jangan kebanyakan. Kamu sangat konsisten bagus dan spektakuler"

ROUND 3 Lagi dan lagi Regina.

Dilanjutkan dengan para pemenagn dan runner-ups yang menujukkan bahwa mereka pantas menang dan pantas menjadi juara 2. Awalnya sih berjalan dengan baik, tapi ketika mereka memulai berynyanyi bersama-sama: HOT MESS. TRAINWRECK.

1. Kamasean - Lagu Kemenangan
Sean lah yang membuat lagu ini jadi cool dan performance ini lebih enjoyable. Sean tampak sangat berenergik dan sangat bertekad untuk memenangkan ini dan saya sangat merasakan keiningan sean.

2. Regina Ivanova - Lagu Kemenangan
Saya lebih suka Sean yang menyanyikan. Regina menyanyikan lagu ini seperti sedang karaoke saja. Sangat ga cocok. Saya tidak menyukai lagu ini begitupula dengan performa yang sangat lemah dan sangat terlupakan. 

ROUND 4: KAMASEAN.



Saya memilih Sean untuk menang. 



29 June 2012

HOLLIE CAVANAGH PERFORMANCES RECAP

Hollie Cavanagh adalah penyanyi muda yang berasal dari Texas. Hollie adalah penyanyi pop yang sangat berambisi. Ia sangat menggemari tokoh Mariah Carey dan Christina Aguilera. Maka itu pada minggu pertama ia menyanyikan lagu Christina Aguilera tersebut. Hollie banyak mendapat dukungan. Dari pemenang season ke-4, kemudian dari Melinda Doolittle dan Naima Adedapo. Dari Pia Toscano, Austin Mahone dan masih banyak lagi. Kali ini saya ingin me-review ulang performances Hollie Cavanagh sepanjang perjalanan-nya di American Idol yang sedikit tidak mulus.


1. Reflection: Christina Aguilera , safe.
82/100
Randy Jackson said It wasn't all perfect. But the part that we'rent perfect were Genius.
Jennifer Lopez said that Hollie is gonna be their front runner and Jennifer thinks that Hollie can win.
Steven Tyler said that there's nothing left except passion and it was beautiful.
Jimmy Iovine: Just give her the right material, then she will give damage to this competition.

2. All The Man That I Need: Whitney Houston, safe.
89/100 
Randy Jackson said: You blew it out of the box.
Jennifer Lopez said: there might be a sing-off between two girls in the final. That's what im waiting for.
Steven Tyler said: You slayed it.
Jimmy Iovine: Hollie suited up and she showed up. She was fantastic.

3. The Power Of Love: Celine Dion, safe.
IMO, Everything's fine except the last note. It was a little bit bumpy: 85/100
Randy Jackson said: You have more swag than that. But another moment from Hollie.
Jennifer Lopez said: They really safe you, which is the best for the last. 
Steven Tyler said: Your voice is from heaven above.
Jimmy Iovine: She shows enormous amount of confidence. She was fantastic. she's going to do great in this competition.
4. Honesty: Billy Joel, Safe.
IMO, It wasnt her best. And i thought that she needs to stop over-think: 48/100 ):
Randy Jackson said: You're a better singer than this.
Jennifer Lopez said: You need to stop overthinking.
Steven Tyler said: You're one of our grand singers, tonight you're a little pitchy.
Jimmy Iovine: I knew that she would be in trouble. But she's not going home tommorow. Not any soon.

5. Jesus, Take The Wheel: Carrie Underwood, Bottom 2.
IMO, The performance was okay. The judges were over-reacting. It wasn't that bad but it wasn't her best too: 59/100
Randy Jackson said: I'm a bit impressed.
Jennifer Lopez said: This is one of your best. I felt it emotionally.
Steven Tyler said: I felt it. But i kinda wished you picked a different song.
Jimmy Iovine: Hollie have the talent, she just needs to fill the empty pieces.

6. Flashdance....What A Feeling: Irene Cara, Bottom 3.
IMO, It was pitchy..yes. This is her weakest to date. Love her. Just wishing she picked another song istead of up-tempo song: 39/100
Randy Jackson said: You need to stop thinking, you have the talent.
Jennifer Lopez said: At the end of the day you need to let go.
Steven Tyler said: Your song is always great at the end. But your pitch was all over the place.
Jimmy Iovine: she's like a school performer. Last night? it's not even a great school performance. She'll be packing home i think. SCREW JIMMY.


7. Perfect: Pink, Safe. 
IMO, It's a fine performance. Not her best. But i really love the end, she worked it out: 57/100
Randy Jackson said: You're out of the pitch problems. But it wasnt perfect tonight.
Jennifer Lopez said: You sang beautifully tonight.
Steven Tyler said: It wasn't perfect...it kinda laid there a little for me.
Jimmy Iovine: Hollie singing Perfect, she sounded contrived, stiff and just wasn't in the right place.
8. Rolling In The Deep: Adele, Bottom 2. 
IMO, Hollie came out and slayed it. She ate it up. It was really close to perfect. I loved it. 79/100
Randy Jackson said: It was close to perfect, but very well done.
Jennifer Lopez said: You're answering what America's been asking this whole competition. I'm so happy for you.
Steven Tyler said: It was perfect. I cant even judged it.
Jimmy Iovine: She came out of her shell tonight. Wasn't as nervous as usual.

9. Son Of A Preacher Man: Dusty Springfield, Bottom 2.
IMO, I really loved this one. It was one of the most underrated performance: 73/100
Randy Jackson said: Dude, you wore it out! I love this better than the first.
Jennifer Lopez said: Me too, i felt it. You're showing the new composure.
Steven Tyler said: I felt you could push it even more. Push it over the top.
Jimmy Iovine: Hollie picking Son Of A Preacher Man is a clever choice. It was good.

10. Save Me: Queen, Bottom 2.
IMO, I actually liked it. But it was just an-okay performance for me. Forgettable: 50/100
Randy Jackson said: Take more chances. You need to have a moment.
Jennifer Lopez said: It's nice to see a big smile from you. I want to see you enjoy a little bit more. 
Steven Tyler said: I love the way you sing Queen song with a strong melody.
Jimmy Iovine: She did a very great job. I gave it B+.

11. The Climb: Miley Cyrus, Bottom 3. { Standing Ovation }
IMO, It was a great performance. I loved it. I would love to see her renditioned it and make it her own. But it's alright. Her best to date: 86/100
Randy Jackson said: That's the Hollie that i love from the beginning. It's a perfect song for you.
Jennfer Lopez said: You said that you need to step it up, and you did!
Steven Tyler said: You're singing like you're out of style. Just good for you.

12. River Deep Mountain High: Tina Turner, Bottom 2.
IMO, She stepped out of her shell. And she sings like she dont care what anybody thinks. Bravo! : 84/100
Randy Jackson said: I loved it!! That second verse you wore it out!
Jennifer Lopez said: It's nice to see you lead to a bigger production. Great job!
Steven Tyler said: The first time i heard you stepped out and use your blues. Thank you lord.
Jimmy Iovine: She pulled it off.She didn't approach like "I'm going to slay Tina!" she approached like she's only a pop girl and she know who she is. But she killed it.
13. Bleeding Love: Leona Lewis, Bottom 2.
IMO, Best performance of that night! And Her best performance too!! : 89/100
Randy Jackson said: Your two-for-two tonight, that was unbelieveale.
Jennifer Lopez said: You delivered some beautiful notes, that last note that's breath-taking. That's why we have always believed in you!
Steven Tyler: Never heard that song. But i loved it!
Jimmy Iovine: Very competent job. I didn't love it, but i didn't dislike it. It was neutral.

14. Faithfully: Journey, Eliminated.
IMO, It was a bit boring. but i still love it. Still rooting for her. : 66/100
Randy Jackson said: Youre in the zone right now! She's gotta have it!
Jennifer Lopez said: It was really beautiful. 
Steven Tyler said: I've watched you blossom. Your song choice tonight was over the top.
Jimmy Iovine: She felt his big voice and penchant for oversing worked on this song.

15. Can't Make You Love Me: Bonnie Raitt, Eliminated.
IMO, It was really touching. It wasn't as bad as the judges said. : 55/100
Randy Jackson said: You're different type of Bonnie Raitt. It didnt go anywhere.
Jennifer Lopez said: There's a little too much vibrato.
Steven Tyler said: You have to go through to bunch of things to feel that.
Jimmy Iovine: Hollie had no clue what she's singing. She just knew the core of the song. She crashed and burned on the big notes of the choruses.



AMERICAN IDOL: Hollie Cavanagh is eliminated on AMERICAN IDOL airing Thursday, May 10 (8:00-9:00 PM ET/PT) on FOX. CR: Michael Becker / FOX.Tereliminasinya Hollie juga banyak mendapatkan pujian-pujian dalam artian, banyak yang mengatakan bahwa The Climb: lagu yang dinyanyikan pada eliminasi-nya adalah "the most classic exit of all history of idol" That's my girl. Keluarnya Hollie juga membuat para kontestan yang tersisa menjadi sedih. Terutama, Jennifer Lopez yang mempertahankan Hollie dari dulu hingga tahun ini. SIGH MS. TINKERBELL!


Hollie juga memecahkan rekor: Selamat dari eliminasi ketika menyanyikan River Deep Mountain High. dan Selamat dari ENAM kali berada di TIGA TERBAWAH. She's a fighter. She's a fighter. She's the under-dog this season. 

Hollie Cavanagh and Jordin Sparks - You'll Never Walk Alone

Hollie's Covers: http://www.youtube.com/user/TeamHollieC/videos

28 June 2012

Cinta Di Saku Celana(2012)


Cinta Di Saku Celana mengisahkan tentang Ahmad(Donny Alamsyah) yang jatuh cinta kepada Bening(Joanna Alexandra) dan memutuskan untuk menulis surat untuk Bening. Namun, ketika ia ingin memberikan surat tersebut, tiba-tiba ada copet yang mencuri dompet Ahmad dan Surat itu pun lenyap. Copet yang bernama Gubeng(Ramon Y. Tungka) tersebut malah masuk penjara. Keadaan semakin rumit ketika Gubeng mengambil kalung dari Bening dan ternyata kalung tesebut berada di tangan Roy ( Gading Marten ). Keadaan semakin rumit ketika Ahmad tertangkap oleh polisi bernama Nila (Enditha). Keadaan semakin rumit yang semakin membuat Ahmad lelah untuk mengejar cintanya.

Cinta Di Saku Celana adalah salah satu pesaing kuat yang akan bersaing melawan film-film yang dirilis tahun ini. Mudah-mudahan beberapa penghargaan berhasil didapat dari karya Fajar Nugros ini. Dari awal hingga pertengahan tahun 2012 ini, masih ada film-film yang low quality yang dirilis oleh sutradara yang tidak ada bosan-bosanya untuk merilis film yang itu-itu saja. Cinta Di Saku Celana hadir menjadi udara segar bagi film drama Indonesia yang semakin lama semakin rendah kualitas-nya. 

Cinta Di Saku Celana yang dari awal sudah berhasil menghibur saya sampai akhir berhasil melanjutkan momentum nya. Cinta Di Saku Celana memiliki Donny Alamsyah yang sangat tepat untuk memerankan tokoh Ahmad. Juga special appearances seperti Luna Maya, Masayu Anastasya dan Agus Kuncoro yang sebenarnya mendapatkan porsi yang tidak cukup banyak namun masih dapat menghibur di momen-momen tertentu. Ramon Y Tungka seperti biasa berhasil menghidupkan karakter Gubeng. Dan Dion Wiyoko yang tak disangka juga mampu menyegarkan film Cinta Di Saku Celana. 

Durasi yang tempat membuat Cinta Di Saku Celana menjadi film yang tidak membosankan dan berhasil menghibur para penonton. Namun, adakalanya Cinta Di Saku Celana seperti tersesat di jalan cerita -nya sendiri. Dan Ending yang sedikit maksa, dan sedikit disayangkan. Penonton memang tidak mengira sebeumnya bahwa ending dari film ini akan seperti ini, namun pastinya kita juga tidak mengharapkan bahwa ending nya se-meleset itu. 

Adegan pembuka yang menampilkan Ahmad ketika kecil juga berhasil mengubah mood para penonton yang awalnya hanya mempunyai ekspetasi bahwa film ini hanyalah film Indonesia seperti biasa yang standard. Cinta Di Saku Celana berhasil memiliki momen-momen yang mampu mengundang gelak tawa. Adegan Banci yang datang secara tiba-tiba adalah momen terlucu. Cinta Di Saku Celana sebenarnya hanyalah film dengan jalan cerita yang sangat mudah dicerna dan tidak spesial pula. Namun masih mampu tampil menghibur.

Cinta Di Saku Celana adalah film yang sangat menghibur dari awal hingga akhir. Dari para pemain yang mampu menghidupkan karakter masing-masing. Dan Special Appearances yang walaupun hanya mendapatkan porsi yang  minim namun masih mampu membuat para penonton seperti menghirup udara segar karena para pemain yang muncul itu-itu saja. Cinta Di Saku Celana sangat layak untuk ditonton. Sedikit berbelit-belit dan bertele-tele di pertengahan, namun pada akhirnya Cinta Di Saku Celana tetaplah salah satu film Indonesia favorit saya di tahun ini setelah Modus Anomali. Fajar Nugros kali ini berhasil kembali membuat saya terpukau dengan karya nya.

B-

27 June 2012

The Human Centipede 2: Full Sequence ( 2011 )


Tom Six Is Back! Setelah film pertamanya Human Centipede ( First Sequence ) yang menurut saya termasuk dalam salah satu film paling mengecewakan pada tahun film itu dirilis. Kali ini Tom Six kembali dengan film berikutnya berjudul Human Centipede 2: Full Sequence. Banyak Sekali yang telah menunggu film keduanya ini. Banyak pula yang tidak puas dengan film pertamanya. Well, saya juga. Menonton Human Centipede : First Sequence seperti membuang-buang waktu saja. Banyak kritikan-kritikan yang ditujukan
pada Tom Six. Kini, Tom six kembali untuk melanjutkan kegilaanya. Saya sebenarnya bimbang apakah saya akan menonton kembali film keduanya. Dan saya telah memutuskan untuk menontonya.

The Human Centipede 2: Full Sequence megisahkan tentang Tukang parkir bernama Martin ( Lauren R. Harvey) yang terlalu terobsesi akan film Human Centipede. Martin ingin mengikuti jejak Dr.Heiter di film tersebut. Kali ini, ia tidak menunggu para manusia yang akan dijadikan manusia kelabang, melainkan manusia yang sedang berkeliaran di basement tempat ia berkeja. Ia hanya membutuhkan 12 manusia kelabang. Ia pun memanggil Jennie ( Ashlynn Yannie ) dengan alasan untuk casting film Quentin Tarantino.


The Human Centipede 2: Full Sequence sangat menjijikan. Saya sangat tidak sanggup menonton full movie nya karena kelewat sadis dan menjijikan. Sampai-sampai saya ngilu menonton adegan potong-memotong, robek-merobek dan lainya. Tom Six juga hadir dengan adegan-adegan baru atau yang belum pernah didapatkan di film pertamanya. Seperti kawat berduri tersebut, ah pokoknya sungguh film yang menjijikan. 

Saya tidak mengatakan bahwa The Human Centipede 2: Full Sequence adalah film yang buruk. Bahkan film keduanya ini jauh lebih baik daripada film pertamanya. Film ini tampak lebih mengerikan. Adegan terlihat sangat frontal. Tom Six pokoknya kali ini tampil lebih berani dan lebih percaya diri bahwa kita akan menyukai adegan sadis yang disajikan. Namun, Saya sangat tidak menyukai adegan-adegan ini.Tetapi saya cukup menyukai akan keberanian Tom Six memilih untuk lebih menyajikan nya dengan cukup frontal. Saya tidak bisa membayangkan betapa sedihnya 12 manusia kelabang ini mengalami kejadian yang belum pernah mereka bayangkan.



Dan dengan durasi yang sedikit lebih lama dari film pertamanya, Tom Six tidak membiarkan saya bernafas sedihkit pun. Tom Six terus menerus menghadirkan momen mengerikan bagi penontonya. Menjijikan. Masalah ending, saya tidak terlalu menyukai ending dari The Human Centipede 2: Full Sequence ini. Saya lebih menyukai ending film pertamanya yang membuat saya bertanya-tanya. Banyak momen-momen yang cukup disayangkan seperti, saya berharap bahwa diantara 12 manusia kelabang tersebut mungkin salah satu dari mereka tetap bertahan hidup. Ya, saya tidak tahu wanit yang telah melahirkan tersebut apakah ia tetap hidup atau tiba-tiba ia kecelakaan ditengah jalan saya tak tahu jelas apa yang terjadi padanya


Adegan pembukaan The Human Centipede 2: Full Sequence, jujur saja tidak terlalu menyukai adegan pembukaan yang walaupun sadis namun terlalu cheesy. Menit ke 45 adalah menit-menit ketegangan dimana saya mulai menutup mata akan adegan-adegan yang bisa membuat saya muntah. Efek hitam-putih juga sangat disayangkan. Sedikit annoying. Namun, saya sangat menyukai setting film ini yang sangat menyeramkan. Oh iya, The Human Centipede 2: Full Sequence juga sangat menjemukan di pertengahan dimana film lebih mengarah ke keluarganya yakni ayah-nya dan ibu-nya yang seharusnya sudah ia bunuh dari awal film.

The Human Centipede 2: Full Sequence adalah film horor yang sangat menjijikan. Kalian akan melihat adegan yang lebih sadis, mencekam dan membuat perut anda mual. Jika perlu, jangan anda tonton film ini sambil makan karena akan membuat anda muntah. Anda mungkin berkata bahwa saya sangat berlebihan, namun anda akan merasakanya setelah menonton film yang menurut saya tersadis yang pernah saya tonton. Dibalik kekurangan- kekuranganya diatas, The Human Centipede 2: Full Sequence tetap mampu hadir sebagai film horor yang mencekam dan berhasil membuat saya ketakutan. Ya, mungkin menit awal sampai ke 45 sangat membosankan bagi saya. Dan The Human Centipede 2: Full Sequence  juga kurang gereget. Jadi, saya tidak merekomendasikan film gila ini. Ini juga bukan salah satu film favorit saya. Dan tidak akan saya masukan kedaftar film-film terbaik karena kekurangan demi kekurangan yang sangat disayangkan.Ya, menurut saya sih oke- lah. Masih berada diatas film pertamanya. Maaf ya para movie-blogger yang sebenarnya sangat menyukai The Human Centipede 2: Full Sequence, saya kurang.

*Maaf post nya agak error*


C/ 6.7/10

26 June 2012

Project X ( 2012 )

Todd Phillips, sutradara sekaligus Produser yang pernah menyutradarai beberapa film seperti Hangover pertama dan kedua, Due Date, Old School dan School For Scoundrels. Kali ini ia lebih memilih untuk tidak menyutradarai film yang satu ini, Project X. Ia hanya cukup untuk mem-produseri film gila ini. Setelah melihat trailer yang direkomendasikan banyak orang. Saya cukup tertarik untuk menonton film-nya. Kata review-review para movie blogger sih film nya gila. Tambah tertarik. Hasilnya.....filmnya sangat gila. 


Project X mengisahkan tentang empat orang yang kurang terkenal di sekolahnya yaitu Thomas(Thomas Mann), Costa(Olive Cooper), JB(Jonathan Daniel Brown) dan Dax(Dax Flame) yang mengadakan pesta besar-besaran dirumah Thomas untuk merayakan ulang tahun Thomas. Dan hasilnya, sekitar 1500 orang memutuskan untuk hadir di pesta anak SMA tergila sepanjang masa. Awalnya Pesta berjalan dengan kehendak ke-empat losers ini. Namun, lama kelamaan orang-orang yang hadir di pesta tersebut mulai menghancurkan lingkungan dan rumah Thomas tersebut. Pesta gila ini lama-kelamaan menjadi pesta yang liar dan tak terkendali.

Project X adalah film yang sangat menyenangkan. Selama 78 menit kita diperlihatkan pesta Thomas yang sangat gila. Difilm ini garapan Nima Nourizadeh ini, kita tidak disuruh berfikir keras. Mungkin film ini ditujukan hanya untuk bersenang-senang. Tanpa harus berpikir, kita sudah tahu apa maksud dari film ini. Project X sangat menghibur dari awal film hingga akhir. Nima Nourizadeh mengeksekusi Project X menjadi film yang sangat simpel namun masih sangat layak tonton.

Banyak adegan-adegan vulgar di film ini yang membuat Hangover terlupakan. Terlupakan disini maksudnya adegan gila yang hadir di Hangover tidak ada apa-apanya dibandingkan Project X. Project X mempunyai adegan-adegan gila yang belum pernah saya lihat di film mana pun sebelumnya. Ini adalah film yang terlampau dewasa. Saya bahkan tidak habis pikir betapa beraninya perempuan-perempuan disini tampil sevulgar itu. Memang saya sedikit risih akan ke-frontal-an film ini yang menurut saya sangat diluar batas. Tapi itulah Project X. Kehdarian si kerdil disini pun sangat annoying. Saya tak begitu menyukai akan porsi si kerdil yang sebenarnya sedikit. Ditiadakan pun sebenarnya tidak memberi dampak di film ini kecuali mobil yang masuk kedalam kolam berenang tersebut.

Project X adalah film yang sama seperti Chronicle, mockumentary. Kamera bergerak begitu cepat sehingga kita tidak akan ketinggalan satu adegan gila pun. Ya, seprti kebanyakan film, tidak akan lari dari kata membosankan. Dan menurut saya, saya tidak menyukai bagaimana Nima Nourizadeh membawa kembali T-Rick dengan cara seperti itu. Um, saya pun tak mengerti. Karena nampaknya hanya saya yang tidak menyukainya. Banyak ucapan-ucapan kasar dari mulut para penggila pesta ini yang sedikit berlebihan. 

Kita juga ditemani dengan lagu-lagu familiar seperti lagu milik Snopp Dogg, Wiz Khalifa. Pesta disini menjadi lebih menyenangkan dengan lagu dan musik-musik yang mengajak untuk ikut ke pesta tersebut. Project X bisa dibilang sangat tidak mudah untuk ditebak. Banyak adegan-adegan yang tidak pernah ada di otak saya. Ya, saya sangat menikmati film ini. Jika saya disuruh untuk memilih antara Project X dengan Hangover. Saya jujur harus berpaling kepada Hangover. Hangover tampil gila dengan lelucon yang lebih lucu daripada Project X. Sedangkan, Project X hanya menampilkan kegilaan para anak-anak yang hadir dalam pesta ulang tahun Thomas dan bertingah semenah-mena. Project X jelas adalah salah satu film favorit saya tahun ini. Project X dengan gampang menyelip ke 10 film terbaik karena lemahnya film-film yang dirilis pada tahun ini. Namun, 2012 masih panjang.....


B+/ 8.5/10

25 June 2012

Abraham Lincoln : Vampire Hunter ( 2012 )


Abraham Lincoln:Vampire Hunter mengisahkan tentang Abraham Licoln, Presiden Amerika Serikat ke-16 ( Benjamin Walker ) . Berawal dari sang ibu yang dibunuh oleh seorang vampir Jack Barts ( Marton Csokas ) yang kemudian menyimpan rasa dendam di hati Abraham. Abraham ingin membalas dendam. Sampai ia bertemu dengan Henry ( Dominic Cooper ) yang mengajarkan dia bagaimana cara membunuh vampir-vampir yang berkeliaran di Amerika Serikat. Abraham kemudian bertemu dengan Speed ( Jimmi Simpson ) yang kemudian bekerja di toko tersebut. Kemudian, ia bertemu dengan Mary Todd ( Mary Elisabeth Winstead ) dan teman lamanya Will ( Anthony Mackle ) yang membantunya untuk membunuh para vampir. 

Abraham Lincoln:Vampire Hunter tak seburuk yang orang-orang katakan. Well, masih layak ditonton walapun memang Abraham Lincoln tidak akan saya letakkan di daftar film terbaik di tahun 2012. Di paruh awal film kita diperlihatkan bagaimana Abraham bertumbuh dari ketika ia masih kecil hingga remaja. Kemudian, di pertengahan film kita diperlihatkan Abraham Lincoln yang kemudian terjun ke dunia politik. Namun itu hanya berlangsung sebenar saja.

Sebuah film horror yang disutradarai oleh Timur Berkambetov yang dulu sempat menyutradarai film yang paling dikenal ( Wanted 2008 ). Um, saya lebih menyukai ketika ia menyutradarai film The Wanted. Ia menggarap Abraham Lincoln seperti tidak serius. Film ini sebenarnya bisa menjadi film horror yang melebihi ekspetasi siapa saja yang menonton. Namun, pada akhirnya Abraham Lincoln adalah film lain yang sangat mudah untuk dilupakan. Tidak ada adegan yang sangat kuat di setiap film tersebut. 

Adegan-Adegan darah bercucuran memang sangat banyak dipertunjukkan di 98 menit durasinya. Namun, adegan tersebut masih belum kuat dan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan film sejenis Abraham Lincoln. Adegan yang paling saya sukai adalah ketika Abraham ingin membunuh Jack Barts yang kemudian diserbu masal oleh kuda-kuda yang berlarian membuat kita sedikit kebingungan namun sangat menyenangkan.

Momen-momen mengagetkan saya dapatkan di sepanjang film ini. Timur Berkambetov masih menyisipkan slow motions yang bekerja dengan baik, hanya beberapa sebenarnya yang sukses di setiap adeganya. Dari para pemain seperti Mary Elizabeth Winstead yang menurut saya sangat bagus Sisanya sih biasa saja. Tidak ada akting yang memukau dari seluruh pemain disini.

Saya harus acungi jempol untuk special effect disini yang sangat tepat. Abraham Lincoln: Vampire Hunter adalah film horror/fantasy yang menghibur. Sedikit menjemukan di paruh awal dimana cerita masih menceritakanOAbraham Lincoln yang remaja. Abraham Lincol sangat kuat di adegan-adegan terakhir nya. Banyak kekurangan yang membuat Abraham Lincoln: Vampire Hunter menjadi salah satu film yang paling terlupakan di tahun 2012 ini.


C+/7.1/10

24 June 2012

TOP 3: Yoda's late surge, Regina's alarming song choices and Can Sean beat Regina?

1.  Regina Ivanova - Mantra by Anggun
Agak sedikit dull di paruh awal. Dan suara Regina disini sedikit nasal. Tapi regina tampil dan sangat menguasai lagu ini. Tapi, menurut saya lagu ini terlalu mudah untuk Regina. Performance ini lebih baik didengarkan, tanpa harus menonton performance live nya. Anang: "Lagu ini pasti bisa kamu kuasai. Lagu ini sangat mudah, kamu udah enjoy nyanyinya". Agnes: "Kamu sama sekali ga ada keliatan deg-degan. Kelebihan kamu adalah kamu selalu bisa menyuguhkan "wow" factor tapi masih bisa dikontrol" Dhani:"Kamu sangat glamour malam ini. Kami bergia ingin kamu masuk ke grand-final" 

2. Prattyoda - Mahadewi
He's all over the place :/// Vokal nya tidak membaik. Sangat jauh dibandingkan performance nya minggu lalu yang sempat membuat saya berpikir-pikir Apakah Yoda sudah kembali. Agnes: "My Yoda udah balik lagi nih" ???????? Anang: " Kamu menyanyikan lagu tadi itu banyak yang bisa nyanyiin kaya kamu. Teriaknya nanggung. Gak geregetan" Dhani: "Saya gak menemukan soul dari performance tadi. Kamu belom nail the song"

3. Kamasean Matthews - Butiran Debu
Saya selalu suka ketika Sean bernyanyi sambil bermain piano. Akan menambah nilai plus tentunya dari masyarakat yang menyaksikan. Lagu ini sangat gentil sebenarnya untuk Sean Sean sangat menghayati lagu ini. Dhani: "Caramu bernyanyi tadi bisa membuat saya berlinang. Kamu menyanyikanya seperti benar-benar merasakan sakit hati" Anang: "Bisa enyanyikan seperti itu sangat susah dengan ekspresi seperti itu. Tadi kamu sangat mulus" Agnes: "Musikalitas udah lengkap. Saya masih ingin melihat Sean yang masih ingin belajar" 

4. Regina Ivanova - How Am I Supposed To Live Without You
AA! Ini tampak seperti karaoke bagi saya. Terlalu main aman. Sean bisa menyanyikan lagu Adele dan dia ingin menyanyikan lagu Jennifer Holiday pula. Tapi kenapa lagu Michael Bolton tidak bisa ia jadikan suatu performance yang spektakuler? Agnes: "Kamu kalau nyanyi bagus banget. Kamu sangat berhasil ber-komunikasi dengan message dari lagu itu" Anang: "Sebenarnya sangat bisa kamu olah. Banyak improvisasi yang bisa dibangun" Dhani: "Lagu cengeng yang bisa kamu nyanyikan dengan cengeng dan sukses" 

5. Prattyoda - Enter Sandman
Ini sinting! Baru para juri boleh bilang Yoda is back. Sangat-sangat menyenangkan.  Agnes: " Yoda is back!" Anang: "Ini rock! Ini keren. Aku akui kamu keren nyanyinya" Dhani: "You nailed it!"

6. Kamasean Matthews - No One
Menurut saya ini terlalu karaoke. Bahkan chorus yang berkali-kali dinyanyikan tidak berhasil ia nyanyikan dengan baik. Tidak terlampau buruk memang. Tapi jelas penampilan yang satu ini berada dibawah rata-rata penampilan Sean lainnya. Anang: "Saya lebih suka Sean yang minggu lalu" Agnes:"Disini yang akan menang yang terbaik, Sayang sekali kalau kamu memilih hari ini untuk tampil tidak sempurna" Dhani:"Saya mau lihat kamu di final" Jadi intinya, Penampilan yang satu ini: Wrong Choice in A wrong time.

7. Regina Ivanova - Untukku
GILA GILA GILA! Ini adalah salah satu performance paling menyentuh. Saya sangat suka ini!!!!!! Vokal? Fenomenal. Anang: "Sangat dewasa!" Agnes: "Saya harus merekomendasika fans saya buat dukung kamu!" Dhani: "You took my breath away"

8. Prattyoda - Kala Cinta Menggoda
Agak corny dan cheesy. Reggae bukan jalur-nya Yoda. Siapa sih yang nyuruh jadi alur reggae gini? Performance yang sangat terlupakan. Tapi, bagusnya: Yoda ssangat menguasai panggung. Yoda sangat enjoy nyanyinya. Ke-enjoy-an Yoda membuat performance ini tidak buruk-buruk amat. Cukup disayangkan! Dhani:" Kenapa nadanya harus disamakan dengan Chrisye? sangat disayangkan." Agnes:"Yang saya harus puji, yoda kembali. kamu harus tetap konsisten" 

9. Kamasean Matthews - Menunggumu
The gate was good! Segi vokal, ini mungkin salah satu vokal terbaik nya Sean. Melody nya dapet banget. Spektakuler. Best Performance Of The Night! Anang: "It's amazing! Tadi luar biasa. Kamu meng-interprestasikan lagu Chrisye menjadi zamanmu" Agnes:" Ini baru namanya baas dendam. Semuanya pas" Dhani: "Kamu keliatan sangat serius sepanjang kontes ini" 

Malam kemarin , saya angkat tangan untuk mengatur powerlist berdasarkan penampilan 3 besar ini. Malam kemarin sangat ketat permainanya. Saya sangat bangga terhadap ketiga kontestan yang tersisa. Yoda dengan enter sandman nya. Sean dengan Menunggumu nya. Dan Regina dengan Untukku nya. Seperti judul diatas, saya akan membahas satu persatu.

Yoda's Late surge
UUU, Malam ini Yoda kembali. Tapi jelas kembalinya yoda ke Yoda yang sebenarnya sangat terlambat. Kalau di American Idol, jelas dia udah keluar dari zaman baheula. Performance kedua nya jelas paling menonjol dari ketiga kontestan lainnya. Yoda tampil dengan sebisanya, namun semua itu terlambat.

Regina's alarming song choices:
ERR! Pemilihan lagu Regina malam kemarin sangat mengkhawatirkan.Kebijaksanaan nya seperti nya hilang di tiga besar ini. Dari performance pertama nya dan keduanya. Bahkan performance ketiganya masih kalah dengan Sean. Jika performance kedua dia tidak memilih lagu Michael Bolton, pastinya lebih bagus penampilan nya malam ini. Kenapa tidak ia pilih lagu yang lebih modern? Adele? Christina Perri? atau jika ia memang mau yang agak jadul, kenapa tidak And I Am Telling You I'm Not Going? mampus deh.

Can Sean beat Regina?
OH PASTI BISA! Saya sangat berharap Sean bisa mengalahkan Regina. Walaupun agak sedikit tidak mungkin karena fans nya Regina lebih besar dibandingkan sean. Kemudian, Sean pernah diselamatkan oleh para juri. Faktor tersebut membuat penonton dan voters berkata tidak adil karena dia sudah diselamatkan namun menang.

20 June 2012

Rumah Tanpa Jendela ( 2011 )

Memang sudah terlampau telat untuk saya me-review Rumah Tanpa Jendela. Secara tidak sengaja saya menontonya ketika sedang tayang di salah satu stasiun televisi. Setelah melihat review-review di blog masing-masing movie reviewer, ada yang mengatakan hasil nya memuaskan, melebihi ekspetasi dan adapula yang mengatakan Rumah Tanpa Jendela biasa saja. Menurut saya, Rumah Tanpa Jendela adalah salah satu film lokal favorit saya. 

Rumah Tanpa Jendela mengisahkan tentang Rara ( Dwi Tasya ) yang tinggal bersama ayah nya Raga ( Raffi Ahmad ) dan mbok nya ( Inggrid Widjanarko ). Rara mempunyai mimpi untuk memiliki rumah yang ada jendelanya agar ia bisa melihat keluar. Di sisi lain, Aldo ( Emir Mahira ) yang memiliki keterbelakangan mental yang kemudian bertemu secara tidak sengaja di suatu tempat. Bertemunya Aldo dengan Rara, timbulah persahabatan yang semakin hari semakin erat. Ketika mereka membantu satu sama lain. Dan belajar menghargai masing-masing kekurangan. 

Rumah Tanpa Jendela diambil dari cerita pendek/cerpen berjudul Jendela Rara karya Asma Nadia. Digarap dengan sangat baik oleh Aditya Gumay. Andaikan saja saya tidak telat mereview dan andaikan saja film ini bertahan lebih lama lagi di bioskop pasti saya sempat menontonya. Rumah Tanpa Jendela adalah film drama/musikal yang lain daripada lain. Tidak  seperti drama/musikal Indonesia yang membosankan seperti yang telah tayang di bioskop belakangan ini.

Dibantu dengan akting setiap pemain yang sangat-sangat mencuri perhatian. Entah mengapa saya sangat menyukai akting Yuni Shara sebagai Bu Dhe disini. Kemudian, jangan lupakan akting Aty Cancer yang juga tampil memukau di Emak Ingin Naik Haji. Emir Mahira juga bermain diluar ekspetasi saya. Salah satu artis cilik terbaik sekarang ini. Dia juga bsia membuktikanya di Garuda Di Dadaku 2 yang baru tayang setahun kemarin. Kemudian, banyak lagi. Mungkin Maudy Ayunda sedikit kaku disini. Raffi Ahmad juga tampil sangat memukau.

Rumah Tanpa Jendela memang hadir dengan jalan cerita yang sangat simple. Cerita nya sangat ringan dan sangat mudah dicerna. Rumah Tanpa Jendela bisa ditonton segala umur karena tidak sepenuh nya disepanjang film ini kekanak-kanakan. Karena kebanyakan film drama/musikal di Indonesia lebih ditujukan untuk anak-anak. Konflik di film ini juga tampak sangat nyata dan sangat dipercaya. Ya mungkin ada beberapa bagian yang sedikit maksa dan sedikit aneh dan tidak masuk akal.

Saya sangat menikmati setiap momen di film ini yang sangat menyentuh. Setiap momen mampu didukung oleh pemain yang bisa dibilang sangat jarang ditemui di film-film Indonesia sekarang ini. Sangat banyak pesan-pesan yang disampaikan di film ini. Aditya Gumay sangat cerdas untuk menggarap Rumah Tanpa Jendela menjadi film drama/musikal yang tidak membosankan. Sangat menghibur dari awal sampai akhir. 



A-/ 9.2/10

18 June 2012

A Monster In Paris ( 2012 )

A Monster In Paris atau judul aslinya "Un monstre à Paris" mengisahkan tentang sebuah monster yang awalnya dibuat oleh Emile ( Jay Harrington ) dan Raoul ( Adam Golberg ) yang sedang diincar-incar oleh banyak orang di Paris. Ternyata, Sang monster yang diberinama Francoeur ini bersembunyi di rumah seorang penyanyi terkenal bernama Lucille. Lucille, Emile dan Raoul pun kewalahan untuk menyembunyikan sang monster yang sudah dicari-cari oleh seluruh orang di Paris. 


A Monster In Paris sedikit berbeda. Tidak seperti kebanyakan film animasi lainya yang mengandalkan humor dan lelucon untuk membuat penonton yang lebih tepatnya kaum muda untuk tertawa. A Monster In Paris tidak selucu Madagascar mungkin, yang dirilis sedikit berdekatan. Namun, A Monster In Paris adalah sebuah film animasi yang bernyawa, yang dibuat hidup oleh kisahnya yang "cantik".
Memang tidak sepenuhnya A Monster In Paris tidak lucu. Namun, untungnya kita masih diselip-kan humor yang bisa dibilang lucu dan mampu mengundang tawa. Namun tidak terlalu banyak lelucon bekerja dengan baik disini. Pada akhirnya, lelucon yang disisipkan terlihat sedikit basi dan sudah pasaran. Bibo Bergeron adalah salah satu sutradara yang smart untuk tidak terlalu mengandalkan lelucon untuk suatu film Animasi yang sebenarnya mempunyai potensi untuk menjadi film animasi yang lucu.


Kita juga diperlihatkan keindahan suara Lucille dan suara emas sang monster yang sebenarnya tidak seburuk apa yang dipikirkan oleh semua orang di Paris tersebut. Ditemani dengan scoring-scoring yang sangat enak didengar. Pengisi suara Lucille sangat mampu membuat tokoh Lucille menjadi sangat mudah untuk disukai. Saya berpikir bahwa peran utama disini adalah tokoh Emile.  Namun, porsi Lucille disini jauh lebih banyak dari pada porsi Emile sendiri. 


Adakalanya A Monster In Paris menjadi sangat membosankan karena tidak didukung oleh humor yang lucu terutama bagian awal hingga pertengahan. Saya sangat menyukai ending dari film ini yang sangat berwarna dan sangat indah. Ya, film animasi memang tidak luput dari hal-hal klise. Sang Monster yang tiba-tiba berubah menjadi kutu adalah hal teraneh. Dan masih banyak lagi hal-hal yang aneh dan tidak masuk akal.


Bukan film terbaik pada tahun ini. Atau bahkan bukan film favorit saya. Bukan pula film animasi terbaik, dan bukan pula film animasi favorit saya. Namun, A Monster In Paris masih mampu menghibur penontonya dengan setiap adegan yang sangat mudah dinikmati. Ditemani juga dengan scoring original dengan suara merdu pula. A Monster In Paris seperti sebuah Animasi yang hidup dan mempunyai hati.


                                        A Monster in Paris Poster
                             
                            B-

16 June 2012

TOP 4: Regina's weakness showed, Sean's rising, And Whether Dion Or Yoda deserve to leave?

1. Kamasean Matthews - Haven't Met You Yet by Michael Buble: 75
Hm, Bukan yang terbaik dari Sean. Namun, she got the stage presence. Dari segi vokal, ia semakin meningkat. Dia menanyikan lagu ini like a pro. Anang: "Kamu menyanyi-kan lagu ini dengan style kamu. Style kamu ga ilang-ilang. Kamu semakin bagus" Agnes: " Kamu penampilan nya selalu bagus. Yang saya cari "wow factor" itu"

2. Prattyoda - Mawar Merah by Slank : 77
Dia menanyikan ini buat Febri? YODA IS BACK!!!!! Agnes: "kamu salah satu kontestan favorit saya.Kamu itu yang paling kurang endurance. Penampilan kamu asik". Dhani:"Penampilan mu aman. Kamu menyanyikan lagu ini benar-benar di jalur mu" Anang:"aku mendengarkan kamu nyanyi tadi mencoba untuk mengalahkan, tapi kamu masih kalah. Agak memaksakan" Seriously? No Credit At All? 

3. Dionisius Agung - Yogyakarta by KLA Project: 79
Dion benar-benar ingin memenangkan kompetisi ini!!! Segi vokal, semakin membaik. Sedikit membosankan memang, tapi itulah Dion. Apakah hanya saya seorang diri yang betul-betul menyukai performance yang satu ini? Baiklah. Dhani:" Saya suka penampilan kamu, karena kamu menyanyikan lagu favorit saya" HAH? Agnes: "Saya nonton kamu kaya nonton broadway.kamu ada karisma yang tidak bisa dibeli" Anang: "Mental kamu memang mental penyanyi. Susah untuk mendapatkan itu"

4. Regina Ivanova - Rapuh by Jonar Arief: 75
Pertama tama saya harus mengatakan kepada Regina untuk harus tampil maksimal karena ini adalah salah satu lagu favorit saya. Lagu nya sedikit mirip dengan Bleeding Love nya Leona Lewis. Regina menanyikanya dengan feeling dan emotion juga passion. Segi vokal, flawless. Bukan yang terbaik memang, tapi tetap masih salah satu performance yang wajib diacungi jempol. Anang:"Bingung mau komentar apa. Kemampun kamu secara teknik bagus" Agnes: "Kalau kamu memang pengen jadi juara, kamu harus bisa punya sesuatu yang lebih dari lain. Sampe sekarang kamu kontestan yang punya "wow" factor". 

5. Prattyoda & Rossa - Terlanjur Cinta: 74
OFF PITCH! NO! Rossa munkgin yang membuat performance ini lebih bernyawa. Namun, Yoda juga tampil dengan cukup bagus disini.

6. Dionisius Agung & Rossa - Tidak Ada Dusta DiAntara Kita: 79
Im feeling it! I'm digging it!! Dion tampil dengan sangat maksimal disini!!!! Keren dan Keren. Mungkin beberapa momen jadi agak kampungan. Namun secara keseluruhan, keren.

7. Kamasean Matthews & Judika - Bukan Dia Tapi Aku: 86
Saya sangat terpukau dengan dua manusia diatas panggung ini. Mereka menyanyikan nya dengan sangat fantastis. Bernyanyi seperti tidak ada hari esok. Tapi memang itu yang harus dilakukan oleh seluruh kontestan! AMAZING.

8. Regina Ivanova & Judika - Making Love Out Of Nothing At All: 83
Awalnya Regina sedikit off pitch sama seperti Yoda tadi. Keseluruhan, duet yang sangat breath-taking. Walaupun tidak sekeren dan sebagus Sean. Tapi masih salah satu yang sangat menarik. Power nya Regina dapet. Standing Ovation, worthy!


POWER LIST:


4. Prattyoda
3. Dionisius Agung
2. Regina Ivanova
1. Kamasean Matthews.


Sebagus-bagusnya duet antara Judika dan Sean dan Judika dan Regina, saya hanya pernah merinding 3 kali menonton idol. Ketika Regina menyanyikan lagu Listen, Ketika Sean menyanyikan lagu Stand Up For Love dan ketika Dion menyanyikan lagu Sik Asik. Jadi, beberapa duet diatas belom termasuk TOP 3 performance saya tahun ini.




Menurut saya, Yoda memiliki perjalanan terberat sepanjang history of Indonesian Idol. Yoda mungkin tidak menampilkan semua yang ia bisa. Namun, setidaknya Yoda sudah menampil- kan sebisanya. Setidaknya kasih credit kek. Atau apa good feedbacks. Yang membuat Yoda di posisi keempat adalah kebimbangan para voters untuk memilih antara Yoda dan Dion. Nyeh
Dion sebenarnya yang paking bermain aman. Tapi, setiap ia bernyanyi ia selalu menyampai kan pesan dan cerita akan lagu tersebut!Regina dan Sean, siapapun yang menang saya tetap  bangga.