26 February 2013
QUICK REVIEW: Habibie & Ainun (2012) & Red Dawn (2012)
Mungkin sudah hampir seluruh orang menyaksikan kisah Habibie dan Ainun dalam film 'Habibie&Ainun' yang sukses sekali. Menyisahkan harapan tinggi pagi penikmat film-film lokal karena sebuah loncatan yang sangat tinggi. Film-film lokal kita yang sangat susah sekali untuk hanya menembus satu juta penonton untuk tahun 2012 sangat mudah. Bahkan 'Habibie&Ainun' tembus 4 juta penonton. Bagi 'Habibie&Ainun' dan film satu lagi, '5cm'. Menembus angka sejuta lebih adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Membuat kita sebagai orang-orang Indonesia bangga. Berbeda dengan yang satu lagi, 'Red Dawn' adalah film remake action yang me-remake dari film berjudul sama pada tahun 1984. Remake ini tak bisa dibilang gagal namun tak bisa pula dibilang sukses. Dengan aktris-aktris muda potensial seperti Josh Hutcherson, Chris Hemsworth dan Josh Peck, Akankah 'Red Dawn' mampu tampil lebih menarik dibandingkan Red Dawn yang dirilis pada tahun 1984 silam?
24 February 2013
Review: Mama (2013)

"Mama" adalah sebuah film horror yang secara keseluruhan telah tampil menghibur. Awalnya sih sempat bingung untuk menyebutkan apa sebenarnya kekurangan "Mama" sebagai horor pembuka di 2013 ini. Lemahnya dan kurangnya horor-horor yang betul-betul menyeramkan di tahun lalu, membuat para pecinta horor berekspektasi tinggi-tinggi akan "Mama". Well, beberapa orang mungkin akan kecewa dengan hasil "Mama" yang masih belum sempurna ini. Sebagai tontonan horor, sama sekali tidak ada salahnya jika mengatakan bahwa "Mama" adalah sebuah horor pembuka tahun 2013 yang cukup memuaskan dan menghibur.
23 February 2013
X Factor Indonesia: Dalagita's redemption, Shena Rise And dissapointing result!

Big Props for the stage lightning. Malam ini adalah malam GALA LIVE SHOWS. Sebuah malam sebagai penentu bagi masa depan mereka. Jika mereka gagal tampil maksimal, maka tidak akan banyak yang mendukung mereka. Bukan hanya untuk Live Shows pertama ini namun juga untuk minggu-minggu selanjutnya. Berbeda dengan live shows kemarin dimana rata-rata tampil membosankan dan mengecewakan. Live Shows 1 hampir semua tampil dengan baik. Dengan Unknown Th eme, mereka bisa bebas memilih lagu yang mereka mau. The judges aren't actually being a judges. Mereka mengomentari para kontestan dengan semuanya positif. At least, Rossa's trying to give a constructive criticisim. Dibandingkan Bebi Romeo dan Anggun yang menurut saya kurang galak. My favorites of the night are: Mikha Angelo, Shena Malsiena and Nu Dimension. Sebaliknya, Novita Dewi dan Agus Hafiluddin harus benar-benar tampil lebih baik lagi kedepanya. Those who advanced, congrats! And Dicky Adam, stay unique. Walaupun Dicky Adam adalah orang pertama yang keluar. Namun, saya yakin ia akan berhasil di luar sana sebagai penyanyi yang 'benar-benar' penyanyi.
19 February 2013
X Factor Indonesia: Fatin's Chance of Winning, Goodbye Dalagita and Should we make a sign of "Beware of Alex Rudiart"
(In no particular order)
1. Gede Bagus - The Man Who Can't Be Moved: B
2. Dicky Adam - Aku Ini Punya Siapa: C+
3. Mikha Angelo - Gravity: B
4. Fatin Shiqda Lubis - Diamonds: A-
5. Shena Malsiena - Pacar 5 Langkah: B+
6. Yohanna Febrianti - Harus Terpisah: D+
7. Dalagita - Call Me Maybe: D-
8. Nu Dimension - Crazy: A-
9. Ilusia Girls - Love You Like A Love Song: B-
10. Isa Raja - Radioactive: B-
11. Agus Hafiluddin: C
12. Novita Dewi: C
13. Alex Rudiart - What It Takes: A-
12 February 2013
Review: Radio Galau FM (2012)

09 February 2013
Review: The Collection (2012)

X FACTOR INDONESIA POWER LIST!

Terpukau ketika mengetahui bahwa kontestan X Factor Indonesia season pertama ini memang gila-gilaan. Dari penyanyi nya sampai group nya. I could named a few of them: Dicky Adam, Shena Malsiana dan Lisa Sulistyowati (yang sangat disayangkan tidak maju ke babak berikutnya. Untuk membandingkan X Factor Indonesia dengan Indonesian Idol adalah jelas sebuah penghinaan secara tidak langsung bagi Indonesian Idol. Kemana kontestan-kontestan ini pergi? Mengapa mereka tidak beraudisi saja ke Indonesian Idol. Jadi, Judges' Home Visit adalah babak terakhir hingga Live Shows. Setiap kategori akan dipilih tiga kontestan. Pastinya akan berat. Tidak terlalu setuju dengan semua nama-nama yang lolos. Namun, saya hanya bisa berharap yang terbaik kepada mereka.
05 February 2013
Review: The ABCs Of Death (2012)
Entah ini ide gila dari siapa mengumpulkan 26 sutradara-sutradara potensial kedalam satu buah film yang menunjukkan 26 ways to die. Saya awalnya berpikir bahwa akan terlalu banyak film dalam satu film jika harus memuat cerita sebanyak 26 buah kedalam satu buah film. Namun, pada akhirnya dengan ke-26 segmen-segmen dalam 'The ABCs Of Death', 'The ABCs Of Death' jelas telah menunjukkan sebisa mungkin. Saya pun sangat bangga melihat nama Timo Tjahjanto, satu-satunya sutradara yang berasal dari Indonesia mampu membuat sebuah segmen yang menurut saya terbaik diantara semuanya. 'The ABCs Of Death' memang tidak seindah dan semengerikan yang saya kira sebelumnya, namun 'The ABCs Of Death' jelas masih mampu saya katakan sebagai sebuah film yang cukup menghibur dan kreatif karena ide gilanya ini.
02 February 2013
Review: Fright Night (2011)
Remake lagi..Remake lagi..Sudah berapa kali remake yang gagal. Me-Remake sebuah karya adalah hal yang cukup sulit karena penonton tepatnya sudah memiliki ekspektasi yang tinggi akan film yang diremake ini. Remake yang paling saya ingat hingga sekarang adalah Friday The 13th, Disturbia, The Eye, Clash Of The Titans, The Crazies ah, banyak sekali remake hingga sekarang. Dan hanya beberapa dari remake tersebut yang tampil dengan memukau. Sisanya? Diletakkan di tempat sampah. Seperti halnya dengan Disturbia, yang tidak menghilangkan sama sekali efek tradisional nya dan membawanya kembali ke versi remake nya, 'Fright Night' melakukan hal yang sama. Yang membuat 'Fright Night' menjadi film yang sangat menyenangkan untuk disaksikan dan sebuah hiburan yang tepat bagi pecinta horor.
Subscribe to:
Posts (Atom)
